ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tiga Kepala Daerah di Tangerang Raya Siap Jalani Vaksinasi Covid

Kamis, 14 Januari 2021 | 07:32 WIB
CF
IC
Penulis: Chairul Fikri | Editor: CAH
Petugas medis memperlihatkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac sebelum proses penyuntikan menyuntikan ke tenaga kesehatan di RS Siloam TB Simatupang, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2021.
Petugas medis memperlihatkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac sebelum proses penyuntikan menyuntikan ke tenaga kesehatan di RS Siloam TB Simatupang, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2021. (BeritaSatu Photo/Ruht Semiono/Ruht Semiono)

Tangerang, Beritasatu.com - Tiga Kepala daerah di wilayah Tangerang Raya siap menjadi pasien pertama yang menerima vaksin Covid-19 buatan Sinovac di Banten. Penyelenggaraan vaksinasi akan diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Tangerang, pada hari ini, Kamis (14/1/2021).

"Iya jadi saya dan 8 kepala daerah di Kota dan Kabupaten di Provinsi Banten dan juga 3 orang dari pihak Provinsi Banten akan menerima vaksin Covid-19 pertama. Ini akan bisa membuktikan bahwa vaksinnya sehat dan aman bagi masyarakat," ungkap Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah kepada media, Rabu (13/1/2021).

Ditambahkan Arief, dirinya sendiri tidak memiliki persiapan khusus jelang pelaksanaan vaksinasi.

"Enggak ada (persiapan-red), apa yang mau disiapin?. Saya mah bawa badan aja, yang penting kondisi badan fit. Syaratnya kan itu," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Senada dengan Arief, Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany dalam beberapa kesempatan juga telah menyatakan kesiapannya menerima vaksin pertama di wilayah Tangerang Selatan. Terlebih wilayahnya menjadi lokasi pertama yang akan menjalani vaksinasi massa yang akan dijalani oleh 8.901 tenaga kesehatan di Tangerang selatan mulai Jumat (15/1/2021) depan.

"Insya Allah, Bismillah aja saya siap menjadi yang pertama divaksin Covid-19 di Tangerang Selatan, karena ini bagian dari ikhtiar yang kita yakini sebagai upaya penyelamatan, dan untuk kita keluar dari pandemi Covid-19," ucapnya.

"Saya meyakini dan percaya apa yang dilakukan pemerintah pusat yang disampaikan kepada kita di daerah dalam rangka untuk menyelamatkan masyarakat sendiri, dan tentunya bagaimana untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19. Pastinya pemerintah gak akan gegabah melakukan tindakan ini (Vaksin Covid-19 secara masiv), dan saya meyakini ini belajar dari kejadian kasus bencana non alam, karena kan kasus seperti ini tidak hanya tahun ini saja 2020, tetapi beberapa puluh tahun ratusan tahun juga ada kejadian seperti ini," tandasnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Markas CDC Diberondong Tembakan, Pelaku Depresi pada Vaksin Covid-19

Markas CDC Diberondong Tembakan, Pelaku Depresi pada Vaksin Covid-19

INTERNASIONAL
Pemerintah AS Hentikan Proyek Baru Vaksin Covid-19

Pemerintah AS Hentikan Proyek Baru Vaksin Covid-19

INTERNASIONAL
Efek Langka Vaksin AstraZeneca: Radang Otak dan Kambuh 2 Kali

Efek Langka Vaksin AstraZeneca: Radang Otak dan Kambuh 2 Kali

LIFESTYLE
Dokter Paru Minta Pemerintah Modifikasi Vaksin Covid-19

Dokter Paru Minta Pemerintah Modifikasi Vaksin Covid-19

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon