Kementerian ATR/BPN Apresiasi Polda Metro Ungkap Sindikat Mafia Tanah
Jumat, 19 Februari 2021 | 21:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengapresiasi dan berterima kasih atas kinerja jajaran Polda Metro Jaya yang berhasil mengungkap sindikat mafia tanah yang dilaporkan keluarga mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal.
Apresiasi ini disampaikan Stafsus Menteri ATR /Kepala BPN bidang Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Hary Sudwijanto saat menghadiri konferensi pers Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran terkait sindikat mafia tanah di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/2/2021). Diketahui, Polda Metro Jaya telah menetapkan 15 orang sebagai tersangka kasus mafia tanah dari tiga laporan polisi yang dibuat keluarga Dino Patti Djalal.
"Saya selaku Ketua Satgas Antimafia Tanah, mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya untuk Polda Metro Jaya yang berhasil mengungkap kasus ini dan menemukan bukti-bukti yang cukup dan mendapatkan 15 tersangka yang sudah terungkap. Dari peristiwa itu Kapolda juga ungkap ada tiga laporan kepolisian," kata Hary.
Dari kasus yang diungkap Polda Metro Jaya ini, kata Hary, sindikat mafia tanah yang mengelabui keluarga Dino Patti Djalal terdiri dari tiga klaster, yakni aktor intelektual, pihak yang menyediakan sarana dan prasarana kejahatan serta klaster yang berperan sebagai pemilik tanah maupun orang yang memiliki sertifikat tanah atas objek tanah yang menjadi masalah tersebut. Tak hanya itu, sindikat mafia tanah yang curangi keluarga Dino Patti Djalal juga melibatkan staf Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).
"Di sini melibatkan petugas PPAT, ini akan menjadi perhatian kita dan akan kita laporkan kepada pimpinan apa yang harus dilakukan terhadap petugas PPAT ini baik secara administrasi ataupun pidana nantinya," kata Hary.
Dikatakan, Kementerian ATR/ BPN bakal terus bekerja sama dengan Kepolisian dan Kejaksaan untuk membongkar sindikat mafia tanah. Dikatakan, mafia tanah telah menjadi perhatian Menteri ATR/ Kepala BPN Sofyan Djalil hingga menginisiasi dibentuknya Satgas Anti Mafia Tanah.
"Tentu pelaksanaan aktifitas Satgas Mafia Tanah ini akan kita tingkatkan dengan langkah yang lebih komprehensif. Ke depan kita juga berharap masukan masyarakat tentang informasi yang utuh dan tidak bersifat abu-abu, sampaikan ke Polda Metro," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




