BPN Rampungkan Digitalisasi 300.000 Bidang Tanah di Kota Bogor
Selasa, 15 Maret 2022 | 19:09 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Bogor merampungkan digitalisasi 300.000 bidang tanah atau persil di 68 kelurahan Kota Bogor.
Kepada ATR/BPN Kota Bogor Rahmat menyebut, terdapat 300.000 persil yang sudah terpetakan digital di 68 kelurahan dan 6 kecamatan.
Dengan sistem digitalisasi, lanjut Rahmat, memudahkan masyarakat untuk mengakses melalui aplikasi. Berkas digital juga dimungkinkan tidak akan hilang, seperti berkas kertas.
"Sehingga proses pelayanan pertanahan yang bersifat elektronik, online, real time, dan akurat nantinya akan sangat memudahkan masyarakat dalam berinvestasi," ujar Rahmat saat ekspose di hadapan Wali Kota Bogor Bima Arya, Selasa (15/3/2022).
Baca Juga: Senin Pekan Depan, Seluruh Sekolah di Kota Bogor Gelar PTM
"Karena ke depannya pelayanan pertanahan dilaksanakan tanpa harus bertatap muka, untuk itu kita harus mulai beradaptasi terhadap kemajuan teknologi digital," sambungnya.
Berdasarkan Data ATR/BPN Kota Bogor, terdapat 300.000 persil yang sudah terpetakan dan terbagi di 68 kelurahan.
Rahmat mengungkapkan, predikat kota lengkap bagi Kota Bogor masih menyisakan 28.000 atau 10,3 persen dari 272.000 bidang tanah yang tervalidasi ukur terkendala administrasi surat-surat kepemilikan yang masih manual, sehingga belum bisa memiliki sertifikat.
"Tahun ini sudah dianggarkan untuk penyelesaian 12.000 bidang tahan," katanya.
Rahmat menyampaikan pada dasarnya semua bidang tanah di Kota Bogor sudah terdaftar lengkap secara digital, termasuk yang belum terlengkapi administrasinya.
Kendala yang dihadapi ialah pembuatan sertifikat tanah di masa lalu yang dibuat secara manual dan belum kembali diurus oleh ahli waris untuk dilengkapi ke BPN.
Baca Juga: Top! Kota Bogor Telah Lewati Puncak Omicron
"Mungkin pemiliknya sudah meninggal, zaman dulu sertifikat atau surat-suratnya ada yang belum jelas," katanya.
Meskipun begitu, kata Rahmat, dengan status kota lengkap Kota Bogor telah membuka investasi seluas-luasnya bagi investor.
Kejelasan daftar bidang tanah secara digital di BPN dapat menjadi kemudahan untuk kepastian investasi di kota hujan itu.
"Potensi tumpang tindih, bukan hanya minim, tetapi harusnya tidak ada," tambah Rahmat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




