ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dies Natalis Ke-20, PresUniv Dinilai Menteri Nadiem Jembatani Kesenjangan

Sabtu, 30 April 2022 | 16:55 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Puncak peringatan Dies Natalis ke-20 President Univeristy (PresUniv) di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, Selasa, 26 April 2022.
Puncak peringatan Dies Natalis ke-20 President Univeristy (PresUniv) di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, Selasa, 26 April 2022. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, menilai President University (PresUniv) telah memberikan sumbangan dalam menjembatani kesenjangan antara pengetahuan yang dipelajari mahasiswa di kampus dengan skill yang dibutuhkan untuk secara nyata berkontribusi di masyarakat luas.

"Saya menyampaikan apresiasi untuk hal itu. Menjembatani kesenjangan tersebut merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi dunia pendidikan pada saat ini dalam upaya mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh di masa depan," apresiasi ini diungkapkan Menteri Nadiem dalam acara Dies Natalis ke-20 PresUniv, Selasa (26/4/2022) lalu.

Baca Juga: PresUniv dan Pemkab Bekasi Kerja Sama Sistem Kesehatan Akademik

Menteri Nadiem yakin tantangan tersebut dapat segera diatasi dengan kolaborasi lintas sektor, seperti yang telah dilakukan universitas ini. "Selama ini PresUniv sudah menjadikan industri di sekitar kampus sebagai tempat belajar bagi mahasiswa dan dosen, serta mendorong para praktisi dari berbagai perusahaan dan bidang usaha untuk menjadi sumber pengetahuan dan pengalaman," ungkap Nadiem. Dengan cara seperti itu, papar Nadiem, universitas telah ikut serta membantu mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh di masa depan.

ADVERTISEMENT

Nadiem juga mengapresiasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berjalan dengan baik di PresUniv. "Progam MBKM bertujuan memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri sesuai dengan minatnya masing-masing," tambah Nadiem.

Baca Juga: Dosen dan Mahasiswa PresUniv Siap Laksanakan MBKM

Salah satu kegiatan MBKM adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk ikut program magang. Program ini sangat sejalan dengan konsep pendidikan di PresUniv. Bahkan, universitas ini sudah menerapkan program magang sejak tahun 2005. Program magang di PresUniv bersifat wajib dengan bobot Satuan Kredit Semester (SKS) yang tinggi, yakni mencapai 9 SKS dan akan ditingkatkan lagi menjadi 15 SKS.

Berkat program magang, mahasiswa sudah memiliki pengalaman kerja sebelum mereka lulus kuliah. Bahkan, banyak mahasiswa yang langsung direkrut oleh perusahaan tempat magangnya. Jadi, sebelum lulus, sebagian mahasiswa sudah diterima bekerja di berbagai perusahaan.

Pada kesempatan terpisah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja, mengajak PresUniv untuk terus berkolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia. "Mari kita terus berkolaborasi untuk mengembangkan pendidikan demi Jabar Juara dan menuju Indonesia Juara," katanya.

Malam puncak peringatan Dies Natalis ke-20 Presuniv diselenggarakan di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, Selasa (26/4). Hadir dalam kesempatan tersebut  Ketua Yayasan Pendidikan Universitas Presiden Budi Susilo Soepandji, Rektor PresUniv Chairy dan seluruh wakil rektor, serta para dekan, alumni dan civitas academica Universitas Presiden.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon