Pesan Idulfitri Zulkifli Hasan: Akhiri Narasi Cebong-Kampret
Senin, 2 Mei 2022 | 12:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengajak semua elemen bangsa untuk memaknai Idulfitri 1443 Hijriah sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kebangsaan. Zulkifli berharap, dengan perayaan Idulfitri kali ini, maka narasi cebong dan kampret segera diakhiri.
"Narasi cebong-kampret harus diakhiri, kita keluarga besar NKRI," ujar Zulkifli usai mengikuti salat Idulfitri di Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (2/5/2022).
Zulkifli Hasan mengikuti salat Idulfitri di JIS bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Komisi III DPR Ahmad Zahroni.
Baca Juga: Idulfitri, Menko Luhut Bersyukur 80 Juta Orang Bisa Mudik
Menurut Zulkifli, sudah saatnya seluruh masyarakat Indonesia mengakhiri narasi-narasi yang penuh kebencian. Karenanya, momentum Lebaran bisa dijadikan kesempatan untuk mulai kembali membiasakan narasi-narasi kasih sayang satu sama lain.
"Mudah-mudahan momentum hari raya Lebaran 2022 ini, ayo kita perkuat lagi persaudaraan, kebangsaan kita. Kita akhiri permusuhan, kebencian, mari saling menyayangi, mencintai, narasi-narasi kasih sayang, narasi-narasi saling menghargai dan menyayangi," tandas Zulkifli Hasan.
Baca Juga: AHY Harap Idulfitri Perkuat Solidaritas Bangsa
Adapun istilah cebong dan Kampret merupakan dua istilah yang disematkan kepada pendukung Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu.
Perbedaan pilihan politik membuat masyarakat saat itu terbelah antara cebong, sebutan pendukung Jokowi dan kampret untuk pendukung Prabowo.
Pembelahan tersebut hingga saat ini masih ada, meskipun Jokowi dan Prabowo sudah bersatu, di mana saat ini Prabowo menjadi Menteri Pertahanan kabinet Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




