ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Visi Yudo Margono: TNI sebagai Patriot NKRI

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:22 WIB
MR
FS
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: FFS
Laksamana TNI Yudo Margono saat mengikuti fit and proper test menjadi Panglima TNI di Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, di Jakarta, Jumat, 2 Desember 2022.
Laksamana TNI Yudo Margono saat mengikuti fit and proper test menjadi Panglima TNI di Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, di Jakarta, Jumat, 2 Desember 2022. (B Universe Photo/Mohammad Defrizal/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memaparkan visinya yaitu mewujudkan institusi TNI sebagai patriot Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan memperkokoh tiga matra dalam menjaga kedaulatan negara. Visi itu disampaikan Yudo saat uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon panglima TNI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Yudo Margono berjanji mengaku akan meneruskan pembangunan untuk wujudkan TNI yang kuat. Dengan demikian, rakyat dan bangsa Indonesia bermartabat di mata dunia.

"Dengan menjadikan TNI sebagai patriot NKRI yaitu kepanjangan dari prajurit TNI dari trimatra yang profesional, modern, dan tangguh untuk keutuhan NKRI," kata Yudo.

Dikatakan, kekuatan TNI sebagai komponen pertahanan utama terdiri dari gabungan trimatra yang solid, kokoh, dan loyal pada NKRI. Prajurit TNI yang profesional, katanya, dilengkapi dengan alat utama sistem senjata (alutsista) modern sehingga menjadikan TNI sebagai kekuatan utama pertahanan negara yang tangguh untuk menghadapi semua ancaman.

ADVERTISEMENT

Untuk mewujudkan visi TNI sebagai patriot NKRI, Yudo memaparkan empat program prioritas yang akan dijalankannya.

Pertama, akselerasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) TNI yang unggul.

"Akselerasi pembangunan SDM TNI unggul di tiap penugasan dengan dilandasi dengan profesionalisme dan jiwa tangguh. SDM TNI selalu menjadi prioritas pertama saya karena menjadi modal dasar dalam pembangunan TNI," ujarnya.

Kedua, meningkatkan kesiapan operasional personel maupun alutsista sehingga memiliki kesiapsiagaan yang tinggi untuk siap digerakkan kapanpun sesuai dengan kebutuhan.

Ketiga, memperkuat implementasi konsep Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) TNI yang akan menjadi pelaksana perintah panglima TNI.

"Keempat, memantapkan implementasi reformasi birokrasi dan kultur TNI untuk menunjang tugas dan tanggung jawab TNI untuk menegakkan kedaulatan NKRI," tuturnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon