Pencarian Pilot Susi Air, TNI-Polri Bentuk Tim Khusus Penegakan Hukum
Jumat, 17 Februari 2023 | 14:52 WIB
Timika, Beritasatu.com - Sepuluh hari paska-menghilangnya kapten pilot Philips Max Martheins di bandara Paro, Personel TNI-Polri terus berupaya melakukan pencarian terhadap pilot asal Selandia Baru tersebut.
Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI M Saleh Mustafa mengatakan saat ini yang dilakukan personil TNI-Polri adalah mengupayakan penyelamatan pilot secara pendekatan persuasif dengan mengedepankan dialog oleh para tokoh yang ada di kabupaten Nduga.
"Tim negosiasi sudah jalin komunikasi dengan pihak KKB, kita masih menunggu hasil negosiasi tersebut, namun ada batas waktu yang kita tetapkan agar masalah ini tidak berlarut-larut," Ungkap Pangdam, Jumat (17/2/2023)
Menurut Pangdam, Bila batas waktu negosiasi sudah habis maka aparat keamanan akan melakukan tindakan hukum," Kita sudah bentuk tim khusus yang terdiri dari pasukan elit baik dari TNI maupun dari Polri untuk lakukan penegakan hukum, namun tentunya dilakukan dengan tepat dan terukur serta tidak melanggat HAM," jelas Pangdam.
Pangdam juga mengaku sejak hilangnya pilot Philips, pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak Selandia Baru guna melakukan upaya penyelamatan terhadap Kapten Philips. "Komunikaai terus kita bangun dengan perwakilan dari kedutaan Selandia Baru dan mereka berterima kasih kepada kita atas upaya yang sudah kita lakukan termasuk membentuk tim khusus ini," ujar Pangdam.
Hingga kini diketahui Kapten Philips berada ditangan KKB pimpinan Egianus Kogoya. Hal tersebut terungkap setelah juru bicara Tentara Pembebasan Nasional - Papua Barat (TPN-PB), Sebby Sambom merilis vidio yang menunjukkan keberadaan kapten Philips sedang bersama dengan Egianus Kogoya dan kelompoknya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




