ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

PAN Desak Polisi Periksa Peneliti BRIN yang Ancam Warga Muhammadiyah

Senin, 24 April 2023 | 22:13 WIB
YP
FS
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: FFS
Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.
Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. (Beritasatu.com/Yustinus Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay mendesak polisi untuk segera memeriksa Andi Pangerang Hasanuddin atau AP Hasanuddin, peneliti BRIN yang mengancam akan menghalalkan darah semua warga Muhammadiyah. Menurut Saleh, pernyataan bernada ancaman tersebut sangat tidak pantas disampaikan oleh ASN, apalagi ASN yang bekerja di lembaga penelitian seperti BRIN.

"Kami mengecam keras atas pernyataan ancaman yang disampaikan oleh Andi Pangerang Hasanuddin yang mengancam akan menghalalkan darah semua warga Muhammadiyah. Betul-betul aneh. Mereka kan bekerjanya sebagai ASN, mestinya, bekerja secara profesional. Tidak memihak pada satu paham keagamaan atau kelompok organisasi," ujar Saleh kepada wartawan, Senin (24/4/2023).

Menurun Saleh, ancaman yang disampaikan itu sangat menodai kerukunan umat beragama. Pernyataan tersebut, kata dia, membuat banyak warga negara yang merasa was-was, khawatir, dan bahkan takut.

ADVERTISEMENT

Hal ini karena menghalalkan darah itu sama dengan ancaman membunuh. Untuk itu, kata Saleh, pernyataan peneliti BRIN tersebut sangat serius dan berbahaya.

"Mestinya, ini bukan delik aduan. Kalau ada ancaman membunuh seperti ini, aparat penegak hukum (APH) harus segera melakukan langkah antisipatif, paling tidak, pelakunya diamankan terlebih dahulu, diperiksa dasar dari pernyataannya," imbuh Saleh.

Saleh menegaskan, perbedaan dalam hal agama di Indonesia sudah menjadi sesuatu yang biasa. Perbedaan tersebut dihormati sehingga semua hari besar umat beragama dirayakan dengan baik dan dijadikan hari libur bersama.

"Kalau yang beda agama saja bisa saling menghormati, kenapa yang hanya berbeda metode penentuan 1 Syawal malah hampir seperti mau perang? Perbedaan itu malah bukan hanya sekali ini terjadi, sudah puluhan kali. Dan itu tidak hanya terjadi di Indonesia, di negera lain pun ratusan negara merayakan lebaran tanggal 21 April 2023," terang Saleh.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

MPR Evaluasi LCC 4 Pilar Seusai Kontroversi

MPR Evaluasi LCC 4 Pilar Seusai Kontroversi

NASIONAL
Kritik Usulan KPK Batasi Jabatan Ketum Parpol, PAN: Bikin Gaduh

Kritik Usulan KPK Batasi Jabatan Ketum Parpol, PAN: Bikin Gaduh

NASIONAL
Zulhas: PAN Paling Loyal dan Konsisten Dukung Prabowo Selama 15 Tahun

Zulhas: PAN Paling Loyal dan Konsisten Dukung Prabowo Selama 15 Tahun

NASIONAL
PANSar Murah Ramadan, Uya Kuya Diserbu Warga dan Pengemudi Ojol

PANSar Murah Ramadan, Uya Kuya Diserbu Warga dan Pengemudi Ojol

LIFESTYLE
PAN Mau Duet Prabowo-Zulhas pada 2029, Gibran: Saya Fokus Bekerja

PAN Mau Duet Prabowo-Zulhas pada 2029, Gibran: Saya Fokus Bekerja

NASIONAL
PAN Minta Ambang Batas Parlemen Dihapus dalam Revisi UU Pemilu

PAN Minta Ambang Batas Parlemen Dihapus dalam Revisi UU Pemilu

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon