ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Anak Usaha Telkom Kecipratan Triliunan Uang Korupsi BTS

Selasa, 27 Juni 2023 | 19:28 WIB
MR
FH
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: FER
Suasana sidang perkara dugaan korupsi BTS Bakti Kominfo dengan terdakwa Menkominfo nonaktif Johnny G Plate di Ruang Sidang Prof Dr H Muhammad Hatta Ali, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 27 Juni 2023. 
Suasana sidang perkara dugaan korupsi BTS Bakti Kominfo dengan terdakwa Menkominfo nonaktif Johnny G Plate di Ruang Sidang Prof Dr H Muhammad Hatta Ali, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 27 Juni 2023.  (Beritasatu.com/Anisa Fauziah)

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa penuntut umum (JPU) mengungkap sejumlah pihak yang kecipratan aliran uang korupsi BTS Bakti Kominfo. Dalam perkara ini, Menkominfo nonaktif Johnny G Plate bersama sejumlah pihak didakwa merugikan keuangan negara Rp 8, triliun. Johhny Plate disebut memperkaya diri sendiri, orang lain, dan korporasi.

Salah satu korporasi yang disebut diuntungkan adalah konsorsium FiberHome, PT Telkominfra, dan PT Multi Trans Data (PT MTD). Konsorsium ini menerima paket 1 dan 2 dalam proyek BTS 4G dan infrastruktur pendukung BAKTI Kominfo.

"Konsorsium FiberHome, PT Telkominfra, PT Multi Trans Data (PT MTD) untuk Paket 1 dan 2 sebesar Rp 2.940.870.824.490,00," demikian kata jaksa penuntut saat membacakan surat dakwaan Johnny G Plate di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/6/2023).

ADVERTISEMENT

Telkom Infra adalah anak usaha induk (subholding) milik PT Telkom Indonesia (Telkom Group) yang bergerak khusus di bidang jasa infrastruktur.

Selain konsorsium FiberHome, PT Telkominfra, dan PT MTD, kasus korupsi proyek BTS Bakti Kominfo ini juga memperkaya Johnny sebesar Rp 17,84 miliar.

Kemudian memperkaya orang lain dan korporasi di antaranya Anang Achmad Latif sebesar Rp 5 miliar, Yohan Suryanto, Yohan Suryanto Rp 453 juta , Irwan Hermawan Rp 119 miliar, dan Windi Purnama sebesar Rp 500 juta.

Selain itu, terdapat nama Muhammad Yusrizki yang diperkaya sebesar Rp 50 miliar dan US$ 2,5 juta, Konsorsium Lintasarta Huawei SEI untuk paket 3 sebesar Rp 1,58 triliun, Konsorsium IBS dan ZTE untuk paket 4 dan 5 sebesar Rp 3,5 triliun.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon