Menkes Ingatkan Bonus Demografi Bisa Jadi Bencana jika Tidak Diimbangi Kecerdasan
Rabu, 26 Juli 2023 | 09:07 WIB
Pelalawan, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan tentang potensi bahaya yang bisa terjadi dari bonus demografi Indonesia. Ia menilai jika penduduk usia produktif tidak memiliki kecerdasan yang memadai, bonus demografi bisa berubah menjadi bencana.
"Jangan sampai kita menganggap bonus demografi 2030 sebagai hal yang menguntungkan. Justru bisa menjadi bencana demografi jika orang-orang tidak memiliki kecerdasan yang cukup," kata Budi Gunadi saat acara penandatanganan MoU Kemenkes dengan April Group dan Tanoto Foundation di Pelalawan, Riau, Selasa (25/7/2023).
Menurut Menkes Budi, masyarakat yang kurang memiliki kecerdasan akan sulit untuk mencapai kesejahteraan, terutama karena pendapatan mereka terbatas.
"Orang yang banyak tetapi kurang cerdas, penghasilannya mungkin hanya Rp 3 juta atau Rp 4 juta. Kita berharap penghasilan masyarakat bisa mencapai Rp 20 juta hingga Rp 30 juta. Untuk itu diperlukan orang-orang yang cerdas. Orang-orang cerdas tidak boleh mengalami stunting," ungkap Budi Gunadi.
Oleh karena itu, Menkes Budi menekankan bahwa langkah utama yang harus diambil adalah mencegah stunting. Salah satunya dengan rutin membawa bayi ke puskesmas untuk diperiksa secara berkala.
"Kita harus mencegah stunting sejak dini, bukan mencoba mengobatinya setelah terjadi. Cara mencegahnya adalah dengan segera membawa bayi yang berat badannya tidak naik ke puskesmas, untuk mendapatkan penanganan yang tepat," jelas Budi Gunadi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




