ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Agar Fiberhome Menang Tender, Saksi Kasus Korupsi BTS Setor Rp 70 Miliar

Kamis, 24 Agustus 2023 | 22:05 WIB
CS
H
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: HE
Sidang lanjutan kasus korupsi proyek BTS Bakti Kemenkominfo di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis, 24 Agustus 2023.
Sidang lanjutan kasus korupsi proyek BTS Bakti Kemenkominfo di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis, 24 Agustus 2023. (Beritasatu.com/Sella Rizky)

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama PT Sansaine Exindo, Jemy Sutjiawan, mengaku memberikan uang senilai Rp 70 miliar agar konsorsium Fiberhome menang dalam lelang proyek menara base transceiver station (BTS) Bakti Kemenkominfo.

Hal tersebut disampaikan Jemy saat bersaksi dalam sidang lanjutan korupsi proyek BTS Bakti Kemenkominfo di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2023).

Dalam sidang tersebut, duduk sebagai terdakwa adalah mantan Menkominfo Johnny G Plate, mantan Direktur Utama Bakti Anang Achmad Latif, dan tenaga ahli Human Development Universitas Indonesia (HUDEV UI), Yohan Suryanto.

ADVERTISEMENT

Ketika sidang berlangsung, Ketua Majelis Hakim Fahza Hendri mencecar apakah Jemy pernah memberikan uang kepada pihak-pihak tertentu dalam proyek BTS. Hal ini mengingat Jemy juga merupakan sub kontraktor PT Fiberhome Indonesia.

Sebagai informasi, Fiberhome merupakan konsorsium yang memenangkan tender untuk paket satu dan dua dalam proyek BTS Bakti Kemenkominfo.

Jemy kemudian menjawab bahwa dirinya pernah memberikan uang sebesar Rp 35 miliar kepada Komisaris PT Solitechmedia Synergy, Irwan Hermawan yang merupakan salah satu tersangka dalam kasus korupsi proyek BTS.

"Apakah saudara pernah memberikan fee, uang kepada siapa pun?" tanya Ketua Majelis Hakim, Fahza Hendri.

"Ada Yang Mulia," jawab Jemy.

"Sama siapa?" tanya hakim.

"Sama saudara Irwan," jawab Jemy

"Irwan siapa?" tanya hakim.

"Irwan Hermawan," jawab Jemy

"Apa jabatannya?" tanya hakim.

"Jabatannya komisaris PT Soli (PT Solitechmedia Synergy) apa itu," jelas Jemy.

"Berapa?" tanya hakim.

"Kurang lebih US$ 2,5 juta," ujar Jemy.

"Berapa duit Indonesianya?" tanya haki.

"Kurang lebih 35 miliar," jelas Jemy.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon