DPR Uji Kelayakan Agus Subiyanto sebagai Calon Panglima TNI Hari Ini
Senin, 13 November 2023 | 09:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi I DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test Jenderal Agus Subiyanto sebagai calon Panglima TNI pada hari ini, Senin (13/11/2023). Komisi I DPR akan memastikan kepantasan dan kelayakan Agus setelah pada sebelumnya persyaratan administrasi calon Panglima TNI dinyatakan lengkap.
Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan pihaknya akan melakukan verifikasi fisik dokumen administrasi Agus sebelum nantinya melakukan fit and proper test.
"Saya menyampaikan bahwa syarat administrasi calon panglima TNI sudah lengkap. Kita akan periksa berkas fisik administrasi sebelum memulai fit and proper test," ujar Meutya, Senin (13/11/2023).
Meutya mengatakan berkas administrasi yang akan diverifikasi terkait riwayat hidup, NPWP, KTP, Kartu Keluarga, LHKPN 2022, SPT Pajak 2022, dan surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah.
BACA JUGA
TPN Ganjar-Mahfud Yakin Agus Subiyanto Mampu Jaga Netralitas Pemilu Jika Jabat Panglima TNI
Terpisah, Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi mengungkapkan pihaknya akan memastikan kesiapan Agus menghadapi permasalahan di Papua hingga Pemilu 2024 dalam fit and proper test kali ini.
"Paling pertama adalah itu tadi, bagaimana kesiapan dalam menghadapi pemilu, dan tentu prioritas utama penanganan masalah di Papua, masalah keamanan di Papua," tutur dia.
Bobby menegaskan DPR akan menekankan perihal pemenuhan formasi keamanan dan pertahanan di Tanah Papua dengan empat Daerah Otonom Baru (DOB) yang baru saja dimekarkan yaitu Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.
"Kalau dulu kan ada Kodam, Kodam (Komando Daerah Militer) itu membawahi berapa. Nah, ini kan sekarang apakah Kodam itu akan dibentuk Kodim (Komando Distrik Militer), Kodim baru atau bagaimana formasinya?" Kata Bobby.
Menurut Bobby, wilayah administrasi baru tentu memerlukan organisasi militer yang dapat menaungi kebutuhan di wilayah tersebut.
"Dengan adanya provinsi-provinsi yang baru. Nah, itu bagaimana pemenuhan formasi keamanan dan pertahanan di sana," pungkas Bobby.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




