ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polri Kerahkan 2 Helikopter Jadi Ambulans Udara Antisipasi Arus Mudik

Rabu, 3 April 2024 | 15:20 WIB
IO
WP
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: WBP
Polri kerahkan dua helikopter menjadi ambulans saat arus mudik dan balik Lebaran.
Polri kerahkan dua helikopter menjadi ambulans saat arus mudik dan balik Lebaran. (Beritasatu.com/Stefani Wijaya)

Jakarta, Beritasatu.com - Polri menyiapkan dua helikopter yang akan beroperasi menjadi ambulans udara untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2024. Dua helikopter dari Korps Kepolisian Perairan dan Udara di bawah Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri ini bertugas mengevakuasi korban dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2024.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dua helikopter yang dijadikan ambulans udara akan mengevakuasi korban yang membutuhkan pertolongan ke rumah sakit terdekat.

"Misalnya di wilayah-wilayah, seperti Merak, Bakauheni, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, atau daerah lain yang membutuhkan ini, bisa dikerahkan," kata Trunoyudo setelah apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2024 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2024).

ADVERTISEMENT

Menurut Trunoyudo, apabila wilayah yang membutuhkan bantuan sulit terjangkau helikopter, maka tim evakuasi darat akan mendekat ke lokasi penjemputan. Nantinya, helikopter menuju rumah sakit terdekat yang memiliki landasan helikopter (helipad).  Apabila rumah sakit terdekat tidak memiliki landasan helikopter, dicari landasan terdekat yang memungkinkan helikopter mendarat dan kembali dilanjutkan dengan evakuasi jalur darat menuju rumah sakit.

"Kami tidak berharap apa pun, tetapi dalam hal ini Polri mengantisipasi. Dalam Operasi Ketupat 2024 kita ada Satgas Banops (Satuan Tugas Bantuan Operasi) dan di sini ada dokter, perawat, dan kru dari helikopter," ucapnya.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2024, Polri mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Pengerahan helikopter menjadi ambulans udara adalah langkah preventif dan preemtif mengantisipasi kejadian-kejadian yang membutuhkan percepatan.

Lebih lanjut, Trunoyudo mengatakan satgas juga sudah berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit terkait pengerahan helikopter menjadi ambulans udara, di antaranya RSPAD Gatot Subroto, RSCM, RSP Pertamina, RS Siloam, RSUD Cengkareng, RS Medistra, RS Polri Soekanto, RSUD Koja, RS EMC Cempaka Putih, dan rumah sakit di seluruh wilayah jalur pemudik.

Adapun personel yang akan dikerahkan dalam satu helikopter ini, yaitu tiga kru dan dua tenaga medis. Nantinya, helikopter ini akan standby dan siap dihubungi ke lokasi yang membutuhkan bantuan.

"Skemanya nanti dari Posko Operasi Ketupat yaitu command center di Korlantas, di km 29 dan km 188 yang akan menentukan pergerakan apabila membutuhkan pertolongan pengerahan helikopter ini," imbuhnya.


 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Operasi Besar di Kalbar: Menembus Belantara Mencari Korban Heli PK-CFX

Operasi Besar di Kalbar: Menembus Belantara Mencari Korban Heli PK-CFX

MULTIMEDIA
Tim SAR Sebut Lokasi Helikopter PK-CFX Jatuh Berada di Tebing Curam

Tim SAR Sebut Lokasi Helikopter PK-CFX Jatuh Berada di Tebing Curam

NUSANTARA
Tim SAR 50 Meter dari Lokasi Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau

Tim SAR 50 Meter dari Lokasi Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau

NUSANTARA
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau, Warga Mendengar Suara Ledakan

Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau, Warga Mendengar Suara Ledakan

NUSANTARA
Serpihan Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Sekadau Ditemukan

Serpihan Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Sekadau Ditemukan

NUSANTARA
28 Helikopter Distribusi Bantuan dan Evakuasi Korban Banjir Sumatera

28 Helikopter Distribusi Bantuan dan Evakuasi Korban Banjir Sumatera

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon