Airlangga Soal Komposisi Menteri: Penyusunan Kabinet Tak Sama dengan Susunan PSSI
Sabtu, 11 Mei 2024 | 19:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto masih enggan berkomentar soal komposisi kabinet baru pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka periode 2024-2029.
Menurut dia, pembentukan kabinet tidak sama dan tidaklah semudah seperti membentuk organisasi khusus seperti Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
Hal itu karena penyusunan kabinet membutuhkan komunikasi dan akomodasi antara presiden terpilih dengan parpol koalisi, bahkan organisasi masyarakat yang ada.
"Susunan kabinet tidak sama dengan susunan PSSI," katanya menjawab pertanyaan Beritasatu.com seusai seminar ekonomi di Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/5/2024).
Setelah sebut PSSI, Airlangga pun mengklarifikasi bahwa pernyataannya itu bukan sebuah sindiran. Menko Perekonomian itu menjelaskan dirinya tidak memiliki masalah dengan Menteri BUMN yang juga Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Airlangga membantah isu yang menyebut dirinya tengah bermasalah dengan Erick Thohir maupun soal perebutan kursi Menteri ESDM di kabinet mendatang yang memang menjadi incaran parpol.
"Tidak pernah ada rebutan," tegas menko perekonomian ini.
AirlanggaIa mengeklaim proses keorganisasian di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) berjalan secara baik. Disebutkan, tidak ada kelompok yang paling mendominasi di koalisinya, meskipun secara perolehan suara Partai Golkar paling tinggi pada Pileg 2024.
Airlangga membantah partainya menjadi pimpinan koalisi Prabowo. Dijelaskan, koalisi partai politik akan dipimpin secara langsung oleh Prabowo sebagai presiden terpilih periode 2024-2029.
"Pimpinan dilakukan secara bersama kolektif dan kolegial. Pimpinannya Pak presiden terpilih," ucap Airlangga.
Untuk itu, Airlangga meminta publik bersabar menanti pembentukan susunan kabinet pemerintahan baru presiden terpilih Prabowo Subianto. Begitu juga ketika ditanya terkait posisi kementerian mana saja yang dijanjikan Prabowo dan apakah Golkar memiliki permintaan khusus atau tidak.
"Tunggu tanggal mainnya ya," kata Airlangga.
KIM merupakan koalisi partai yang mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada pilpres 2024. KIM beranggotakan Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Koalisi tersebut juga berisi sejumlah partai non parlemen seperti Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Gelora. Partai lain yang masuk dalam koalisi adalah Partai Rakyat Adil Makmur (Prima).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




