Respons Isu Reshuffle Kabinet, Golkar: Biar Menjadi Wewenang Presiden
Senin, 27 April 2026 | 13:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Partai Golkar angkat bicara terkait isu perombakan kabinet atau reshuffle yang kembali mencuat pada Senin (27/4/2026). Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji, mengaku belum mengetahui informasi terkait rencana reshuffle tersebut.
Pada sisi lain, Sarmudji menyebut hingga saat ini belum ada komunikasi antara pihak Istana dengan Partai Golkar mengenai perombakan susunan kabinet pekan ini.
"Saya enggak tahu tentang reshuffle," kata Sarmuji saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (27/4/2025).
Sarmuji menekankan bahwa perombakan kabinet merupakan kewenangan penuh Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, Golkar akan menghormati keputusan yang diambil kepala negara, termasuk jika ada kader partai yang terdampak.
"Biarlah menjadi domain (kewenangan) Presiden saja," ujarnya.
Sebelumnya, rumor reshuffle Kabinet Merah Putih kembali menguat. Presiden Prabowo dikabarkan akan melantik sejumlah pejabat baru pada Senin (27/4/2026).
Sinyal adanya reshuffle disebut terlihat saat Prabowo melakukan pertemuan dengan Luhut Binsar Panjaitan pada Kamis (23/4/2026). Tak lama setelah itu, mantan KSAD Dudung Abdurachman juga diketahui mendatangi kompleks Istana Kepresidenan.
Isu reshuffle ini menambah dinamika politik menjelang kemungkinan perubahan susunan Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




