Pendidikan Berkualitas Kunci Keluar dari Middle Income Trap
Rabu, 29 Mei 2024 | 08:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Chief Economist PermataBank sekaligus Head of Permata Institute for Economic Research (PIER), Josua Pardede, berpendapat pentingnya peningkatan kualitas pendidikan untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggulan. SDM unggulan akan berperan membantu Indonesia ke luar dari jebakan penghasilan menengah atau middle income trap (MIT).
Josua menekankan, kualitas pendidikan yang baik adalah fondasi utama untuk menciptakan SDM yang kompetitif dan inovatif. Dia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 berada di angka 5%.
Angka tersebut tidak bisa mengeluarkan Indonesia dari jebakan penghasilan menengah. Menurut dia, agar bisa ke luar dari MIT, pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu mencapai setidaknya 7%. Ini menunjukkan perlunya upaya ekstra dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kita perlu mengejar pertumbuhan tidak hanya 5% karena 5% saja tidak cukup untuk bisa ke luar dari middle income trap. Kita perlu mencapai pertumbuhan yang 7% dan untuk mencapai hal tersebut, kualitas SDM sebagai salah satu faktor penting dalam proses produksi," ujar Josua kepada Beritasatu.com, Selasa (28/5/2024).
Salah satu cara yang diusulkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi adalah dengan meningkatkan kualitas SDM melalui pemerataan dan akses pendidikan. Dia menekankan, pendidikan yang merata akan memungkinkan lebih banyak orang untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan di pasar kerja modern.
Lebih lanjut, Josua mengatakan, SDM unggulan akan mampu memajukan inovasi di berbagai sektor dan menarik lebih banyak investor ke Indonesia. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih dinamis dan kompetitif sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Apakah kita bisa mengejar pertumbuhan 7%? Sedangkan, yang menjadi daya tarik investor untuk berinvestasi di suatu negara adalah kualitas dari SDM itu sendiri. Yang dibutuhkan oleh industri bisa disiapkan sejak dini oleh dunia pendidika sehingga tidak terjadi tantangan gap yang cukup besar," tutup Josua.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




