ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hasto Kristiyanto Hadir di KPK Lebih Awal, Jelaskan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api

Kamis, 15 Agustus 2024 | 11:01 WIB
SD
R
Penulis: Sella Rizky Deviani | Editor: RZL
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Lantai 5, DPP PDI-P, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Agustus 2024.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Lantai 5, DPP PDI-P, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Agustus 2024. (Beritasatu.com/Sella Rizky)

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajukan perubahan jadwal pemeriksaannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Semula ia dijadwalkan hadir sebagai saksi pada Jumat (16/8/2024), tetapi Hasto memilih hadir lebih awal pada Kamis (15/8/2024), karena ada agenda diskusi penting yang sudah direncanakan sebelumnya.

"Saya seharusnya menerima panggilan dari KPK besok, tetapi karena besok ada diskusi penting yang sudah direncanakan dua minggu lalu, maka saya mengusulkan untuk hadir pada hari ini," ujar Hasto di Lantai 5, Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024).

Hasto menegaskan kehadirannya di KPK adalah bentuk kepatuhan terhadap hukum sebagai warga negara yang baik.

ADVERTISEMENT

Pemeriksaan Hasto terkait dengan dugaan korupsi pada proyek strategis pembangunan kereta api di Jawa Tengah dan Jawa Timur, di mana KPK sempat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada April 2023.

"Berdasarkan informasi dari Bapak Adi Darmo, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Sekretariat penanganan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin, kami membangun rumah aspirasi. Ternyata, salah satu pihak yang bergotong royong untuk rumah aspirasi tersebut menjadi tersangka," ungkap Hasto.

Saat datang ke KPK, Hasto didampingi dua kuasa hukumnya, Ronny Talapessy dan Joy Tobing. Ia juga menyebut dirinya tidak membawa dokumen apa pun dalam pemeriksaan kali ini.

"Saya tidak menyiapkan dokumen apa pun, yang saya bawa adalah keyakinan terhadap kebenaran hukum," tegas Hasto.

Sebagai informasi, Hasto menjadi saksi dalam dua kasus yang tengah ditangani KPK. Pertama, ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 yang melibatkan Harun Masiku, yang saat ini masih buron.

Kedua, Hasto juga dipanggil sebagai saksi terkait dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Sebelumnya, ia tidak hadir dalam panggilan KPK pada Jumat (19/7/2024) untuk kasus DJKA tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Usulan Ambang Batas Parlemen, Hasto: Tiap Partai Punya Kepentingan

Usulan Ambang Batas Parlemen, Hasto: Tiap Partai Punya Kepentingan

NASIONAL
Peringati May Day, Hasto Ajak Buruh Bersatu Hadapi Tantangan Ekonomi

Peringati May Day, Hasto Ajak Buruh Bersatu Hadapi Tantangan Ekonomi

NASIONAL
Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

NASIONAL
MK Putus Uji Materi Pasal Perintangan Penyidikan Korupsi

MK Putus Uji Materi Pasal Perintangan Penyidikan Korupsi

NASIONAL
PDIP: Kirim Pasukan ke Gaza Harus lewat PBB

PDIP: Kirim Pasukan ke Gaza Harus lewat PBB

NASIONAL
Hasto Kristiyanto: Politik Harus Jadi Strategi Kebudayaan

Hasto Kristiyanto: Politik Harus Jadi Strategi Kebudayaan

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon