Pesantren Bisa Jadi Model Pendidikan Islam Unggulan di Dunia Internasional
Jumat, 27 September 2024 | 11:09 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pesantren memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pendidikan dan pembangunan karakter bangsa. Potensi itu akan bisa dimaksimalkan dengan adanya sistem penjaminan mutu dalam menjaga konsistensi kualitas pendidikan pesantren tanpa mengorbankan kemandirian dan kekhasan tradisinya.
Ketua Majelis Masyayikh Abdul Ghaffar Rozin mengatakan pesantren memiliki karakteristik dan warisan tradisi yang sangat beragam.
"Hal tersebut tidak boleh menjadi hambatan dalam mencapai mutu pendidikan yang tinggi. Justru, keberagaman ini harus menjadi kekuatan yang kita optimalkan melalui sistem penjaminan mutu yang solid dan terstruktur. Dengan peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan, pendidikan pesantren bisa menjadi model pendidikan Islam yang unggul, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional,” ujar Gus Rozin, panggilan Abdul Ghaffar Rozin dalam keterangannya, Jumat (27/9/2024)
Menurut Gus Rozin, sistem penjaminan mutu ini bukan hanya soal standar formalitas, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral pesantren dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi dan berakhlak mulia.
"Ini yang ingin kita bangun. Pendidikan yang bergengsi dari pesantren itu bisa disistematis sedemikain rupa sehingga bisa menjadi mercusuar kelimuan di Indonesia. Diharapkan lulusan pesantren untuk jenjang pendidikan tinggi Ma’had Aly selain matang kelimuannya juga memiliki kepekaan sosial dan bisa memberikan terobosan dan tawaran solusi atas problematika sosial kenegaraan," jelasnya.
Menurut Gus Rozin, tantangan yang dihadapi Ma’had Aly sebagai pendidikan tinggi pesantren saat ini adalah bagaimana menjaga keseimbangan antara tradisi keilmuan klasik dengan kebutuhan modern yang menuntut kompetensi baru bagi para santri.
"Ini bukan hal yang mudah, tetapi bukan pula hal yang mustahil. Kami percaya dengan dukungan sistem penjaminan mutu yang telah dirancang, Ma’had Aly akan mampu menjawab tantangan tersebut. Kami harap sistem penjaminan mutu ini bisa menjadi tolok ukur agar selanjutnya Ma’had Aly itu bisa menjadi gudang keilmuan yang tinggi dan memiliki manajemen yang rapi," tambah Gus Rozin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




