Pesantren Jadi Basis Nasionalisme, Bahlil Dorong Santri Akses LPDP
Senin, 9 Maret 2026 | 17:50 WIB
Sukabumi, Beritasatu.com - Pesantren disebut memiliki peran besar dalam membentuk nasionalisme sekaligus melahirkan calon pemimpin bangsa. Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menilai pendidikan di pesantren tidak hanya menanamkan nilai keagamaan, tetapi juga membangun karakter kebangsaan yang kuat pada para santri.
“Tidak elok kalau kita memisahkan pesantren dan negara. Di pesantren anak-anak kita belajar agama, ilmu pengetahuan, teknologi, sekaligus nasionalisme,” ujar Bahlil saat Safari Ramadan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Azzainiyyah di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026).
Bahlil tiba di Ponpes Azzainiyyah pada sore hari dan langsung menunaikan salat Ashar berjamaah bersama para santri. Setelah itu, ia berziarah ke makam ulama karismatik KH Zezen ZA Bazul Asyhab. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang ia jalani.
Dalam agenda di lingkungan pesantren tersebut, Bahlil juga didampingi sejumlah pengurus Partai Golkar, antara lain Meutya Hafid, Ace Hasan Syadzily, Sarmuji, Puteri Komarudin, Dave Laksono, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Dewi Asmara. Bersama para santri, mereka turut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Ponpes Azzainiyyah, serta Mars Partai Golkar.
Menurut Bahlil, pesantren telah memainkan peran penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Dari lembaga pendidikan inilah lahir banyak ulama, pemimpin masyarakat, dan tokoh bangsa yang menjaga nilai moral dan kebangsaan.
Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan bahwa pesantren sudah eksis jauh sebelum Indonesia merdeka. Sejak masa penjajahan, pesantren telah menjadi tempat pembentukan karakter generasi muda yang kemudian berkontribusi bagi bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pengembangan pesantren melalui berbagai program. Beberapa di antaranya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta upaya mendorong akses beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bagi para santri.
“Ini bagian dari ikhtiar pemerintah di bawah pimpinan Presiden Prabowo. Tidak hanya untuk sekolah umum, tetapi juga agar santri di pesantren bisa merasakan manfaatnya,” kata Bahlil.
Ia menilai kualitas lulusan pesantren tidak kalah dibandingkan siswa dari sekolah umum. Karena itu, ia mendorong agar program beasiswa LPDP ke depan semakin terbuka bagi santri agar mereka memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Menurutnya, perhatian terhadap pesantren harus terus diperkuat karena para santri juga merupakan bagian penting dari generasi penerus bangsa. “Saya pikir ini harus kita suarakan terus supaya bisa diambil keputusan yang baik, karena mereka juga anak bangsa,” tandasnya, menegaskan pentingnya membuka peluang LPDP bagi kalangan pesantren.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




