100 Tahun Gontor, HNW: Pesantren Pilar Penting Perjalanan Bangsa RI
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:14 WIB
Ponorogo, Beritasatu.com - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menegaskan pesantren memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia, mulai dari masa perjuangan kemerdekaan hingga era pembangunan nasional saat ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Hidayat saat menghadiri sarasehan ulama dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam (PMD) Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).
"Pondok pesantren ikut membangun Indonesia sejak masa awal kemerdekaan hingga sekarang. Karena itu, keberadaan pesantren tidak bisa dipisahkan dari sejarah bangsa," kata Hidayat dikutip dari Antara.
Alumnus Gontor angkatan 1978 itu menilai PMD Gontor telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan pendidikan Islam di Indonesia selama 100 tahun terakhir.
Menurutnya, pesantren yang berpusat di Ponorogo tersebut telah melahirkan banyak lembaga pendidikan serupa di berbagai daerah yang berperan dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas dan calon pemimpin bangsa.
"Ini merupakan amal yang manfaatnya dirasakan umat dan bangsa, tidak hanya melalui pendidikan tetapi juga melalui pengabdian para alumninya di berbagai bidang," ujarnya.
Hidayat juga menyoroti kontribusi para tokoh dan alumni pesantren dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurut dia, keterlibatan mereka terlihat dalam berbagai momentum penting, termasuk proses reformasi serta penguatan nilai-nilai keagamaan dalam sistem pendidikan nasional.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi'i menyampaikan apresiasi Presiden Prabowo Subianto terhadap perjalanan satu abad Gontor. Menurutnya, keberlangsungan Gontor hingga mencapai usia 100 tahun menjadi bukti kuatnya nilai keikhlasan, kemandirian, dan gotong royong yang terus dijaga.
"Keberlangsungan Gontor hingga usia 100 tahun menunjukkan kuatnya nilai-nilai yang diwariskan dan dijaga secara konsisten oleh pesantren," katanya.
Syafi'i menambahkan pesantren memiliki kontribusi besar dalam sejarah Indonesia karena banyak tokoh bangsa dan pejuang kemerdekaan lahir dari lingkungan pendidikan pesantren. Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga dan memperkuat citra positif pesantren di tengah berbagai tantangan yang berkembang seiring perubahan zaman.
Kementerian Agama, lanjutnya, terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola serta penguatan ekosistem pendidikan pesantren agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat. Pesantren juga didorong untuk beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlak yang menjadi fondasi utama pendidikan Islam.
"Teknologi harus dikuasai, tetapi akhlak tetap menjadi fondasi utama. Dengan demikian pesantren akan terus menjadi kekuatan penting dalam pembangunan bangsa," ujarnya.
Milad Seabad PMD Gontor menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pesantren dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




