ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Meutya Hafid: Anggota DPR Harus Kolaborasi dengan Presiden

Selasa, 1 Oktober 2024 | 13:51 WIB
SD
JS
Penulis: Sella Rizky Deviani | Editor: JAS
Ketua Komisi I DPR RI 2019-2024 Meutya Hafid menghadiri pelantikan anggota DPR periode 2024-2029 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa,01 Oktober 2024.
Ketua Komisi I DPR RI 2019-2024 Meutya Hafid menghadiri pelantikan anggota DPR periode 2024-2029 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa,01 Oktober 2024. (Beritasatu.com/Sella Rizky Deviani)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi I DPR 2019-2024 Meutya Hafid menghadiri pelantikan anggota DPR periode 2024-2029 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. Meutya berharap para anggota baru DPR dapat melakukan tugasnya untuk berkolaborasi sekaligus menjadi pengawas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Di pemerintahan Prabowo ini kan DPR ini harus kolaborasi, kerja sama, dan itu selalu di setiap pemerintahan. Pasti DPR dengan pemerintah itu harus saling kolaborasi. DPR mengawasi, tetapi tentu juga berkolaborasi," ucap Meutya Hafid saat ditemui di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (01/10/2024).

Menurut Meutya, anggota DPR dan pemerintah baru tidak bisa berjalan masing-masing. Sebab kata dia, DPR sebagai pemerintah harus bekerja bersama-sama.

ADVERTISEMENT

"Kami alhamdulillah periode lalu bisa bekerja sama dengan baik dengan pemerintah, termasuk dengan Kementerian Pertahanan, Badan Intelijen Negara, dan lain-lain itu semua baik. Jadi ini yang harus diteruskan oleh DPR ke depan," ujarnya.

Selain itu, dia juga berharap anggota DPR baru akan lebih banyak wakil rakyat yang ahli untuk bidang-bidang yang terbuka. Bidang yang dimaksudkan Meutya yakni bidang digital komunikasi.

"Menurut saya di bidang digital komunikasi itu sangat terbuka karena perkembangannya sangat cepat, kemudian tentu kerja sama pertahanan sebagaimana yang kami lakukan, dan ini juga sangat penting bagi Jokowi. Jadi kurang lebih dua itu kita akan konsen," jelasnya.

Terakhir, mantan jurnalis itu mendoakan pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan lancar selama lima tahun ke depan. "Insyaallah Indonesia maju. Kembali lagi ke depan, berdaulat," harapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

200.000 Anak Terpapar Judol, DPR Desak Pemerintah Bertindak

200.000 Anak Terpapar Judol, DPR Desak Pemerintah Bertindak

NASIONAL
DPR Tegaskan Putusan MK Tak Hentikan Proyek IKN

DPR Tegaskan Putusan MK Tak Hentikan Proyek IKN

NASIONAL
Politik-Hukum: Harta Prabowo Rp 2 T hingga Pembubaran Film Pesta Babi

Politik-Hukum: Harta Prabowo Rp 2 T hingga Pembubaran Film Pesta Babi

NASIONAL
Puan Minta Pengawasan WNA Diperketat Cegah Indonesia Jadi Basis Judol

Puan Minta Pengawasan WNA Diperketat Cegah Indonesia Jadi Basis Judol

NASIONAL
DPR Tindak Lanjuti Polemik Pembubaran Paksa Nobar Film Pesta Babi

DPR Tindak Lanjuti Polemik Pembubaran Paksa Nobar Film Pesta Babi

NASIONAL
Puan Akui Pembahasan Revisi UU Pemilu 2029 Makin Mepet

Puan Akui Pembahasan Revisi UU Pemilu 2029 Makin Mepet

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon