Pesantren Didorong Jadi Lembaga Pendidikan Unggulan
Rabu, 16 Oktober 2024 | 19:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Majelis Masyayikh menekankan pentingnya memperkuat internal pondok pesantren (ponpes) sebagai strategi untuk menjadikannya lembaga pendidikan unggulan yang diakui secara internasional, khususnya dalam dunia Islam.
Ketua Majelis Masyayikh KH Abdul Ghaffar Rozin mengatakan pesantren telah lama menjadi benteng utama dalam pembentukan karakter bangsa serta pusat pengembangan moral dan spiritual. “Dengan adanya Undang-Undang Pesantren ini, kita memiliki landasan hukum yang kokoh untuk menjamin kemandirian dan kekhasan pesantren,” ungkap Gus Rozin, sapaan Abdul Ghaffar dikutip dari Antara, Rabu (16/10/2024).
Menurutnya saat ini, pesantren memerlukan kekuatan kolektif dalam membangun dirinya sendiri.
“Kami telah menyusun sistem penjaminan mutu yang bertujuan memastikan pendidikan pesantren diakui, mendapat afirmasi, dan fasilitasi tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi jati diri pesantren,” lanjutnya.
Lebih lanjut anggota Majelis Masyayikh Muhyiddin Khotib mengatakan di masa depan, diharapkan pesantren dapat menjadi lembaga pendidikan unggulan di Indonesia yang menarik perhatian dunia internasional dalam melihat Islam di Indonesia.
Muhyiddin menjelaskan keberadaan Majelis Masyayikh dan pengesahan UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren merupakan bentuk pengakuan negara terhadap peran signifikan pesantren dalam membangun bangsa.
"Dengan upaya ini, pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan tradisional, namun juga bisa memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.
Undang-Undang Pesantren memiliki tiga fungsi utama, yakni mengakui pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mandiri, menyetarakan lulusan pesantren dengan lulusan pendidikan formal, dan memberikan fasilitasi untuk peningkatan kualitas pesantren.
"Dengan UU ini, diharapkan kualitas pendidikan pesantren dapat terus meningkat dan berkesinambungan," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




