ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Presiden Prabowo Harus Turun Tangan Atasi ODOL

Kamis, 23 Januari 2025 | 23:24 WIB
GM
DM
Penulis: Giffar Rivana Mulyawan | Editor: DM
Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Tory Damantoro mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung terkait mundurnya target penerapan zero kendaraan over dimension over loading (ODOL).
Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Tory Damantoro mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung terkait mundurnya target penerapan zero kendaraan over dimension over loading (ODOL). (Beritasatu.com/Giffar Rivana Mulyawan)

Jakarta, Beritasatu.com – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung terkait mundurnya target penerapan zero kendaraan over dimension over loading (ODOL).

Ketua Umum MTI Tory Damantoro menyoroti pernyataan beberapa menteri yang menganggap ODOL tidak bisa dihilangkan karena berpotensi memicu inflasi.

“Zero ODOL ini terus diundur, kemudian ada pernyataan ODOL tidak bisa dihilangkan karena menyebabkan inflasi. Kalau menteri-menteri belum bisa akur, Presiden Prabowo Subianto harus turun tangan,” tegasnya saat berbicara kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/1/2025).

ADVERTISEMENT

Damantoro meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret dan terukur dalam mengatasi masalah kendaraan ODOL yang masih marak terjadi di Indonesia. Dia menyoroti tingginya angka kecelakaan akibat kendaraan ODOL yang berdampak buruk pada ekonomi, infrastruktur, dan keselamatan masyarakat.

“Kalau sekarang saja sudah seperti ini, bagaimana nanti jika pertumbuhan ekonomi mencapai 8%? Mau sebesar apa lagi kerugian dan korban jiwa yang kita tanggung?” ujar Damantoro.

Menurutnya, permasalahan ODOL harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat hingga daerah. Jangan sampai kasus kecelakaan atau kematian akibat ODOL menjadi viral terlebih dahulu baru ditangani.

“Kita tidak boleh menunggu kematian akibat ODOL ini viral baru diselesaikan. Mumpung ada perubahan kepemimpinan di pusat, provinsi, kabupaten, dan kota, mari bersama-sama menyusun roadmap yang jelas untuk mengatasi masalah ODOL,” lanjutnya.

Damantoro juga menekankan pentingnya koordinasi antarkementerian dan peran Kementerian Koordinator Infrastruktur dalam menyusun solusi jangka panjang untuk ODOL.

“Ini saatnya kita serius. Infrastruktur dan keselamatan transportasi harus menjadi prioritas. Semua kementerian terkait perlu duduk bersama untuk menyusun roadmap yang jelas demi menyelesaikan masalah ODOL,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tol Serang-Panimbang Pasang WIM, Kendaraan ODOL Langsung Terdeteksi

Tol Serang-Panimbang Pasang WIM, Kendaraan ODOL Langsung Terdeteksi

BANTEN
Kemenhub Bentuk Tim Percepatan Tangani Kendaraan ODOL

Kemenhub Bentuk Tim Percepatan Tangani Kendaraan ODOL

NASIONAL
21.094 Kendaraan Terindikasi Langgar Ketentuan Dimensi dan Muatan

21.094 Kendaraan Terindikasi Langgar Ketentuan Dimensi dan Muatan

NASIONAL
Bantu Anak Pejuang Kanker, BAF Lions Run Galang Solidaritas lewat Lari

Bantu Anak Pejuang Kanker, BAF Lions Run Galang Solidaritas lewat Lari

NASIONAL
Penertiban Kendaraan Over Dimension dan Loading Jaga Infrastruktur RI

Penertiban Kendaraan Over Dimension dan Loading Jaga Infrastruktur RI

EKONOMI
Polri Minta BUMN Hentikan Pakai Angkutan Tak Sesuai Aturan

Polri Minta BUMN Hentikan Pakai Angkutan Tak Sesuai Aturan

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon