KPK Dalami Rekayasa Pengadaan Iklan pada Kasus Korupsi Bank BJB
Rabu, 23 April 2025 | 14:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan rekayasan pengadaan iklan dalam kasus korupsi Bank BJB melalui pemeriksaan tiga petinggi bank milik Pemprov Jawa Barat dan Banten tersebut.
"Saksi didalami terkait dengan pengetahuan dan peran mereka terkait rekayasa pengadaan di Bank BJB untuk menunjuk rekanan yang sama sejak 2021-2023," ujar Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika di Jakarta, Rabu (23/4/2025).
Ketiga petinggi Bank BJB sudah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan pada Kamis (17/4/2025).
Baca Juga: Dalami Aliran Dana Korupsi, KPK Periksa Humas dan Markom Bank BJB
Ketiganya adalah Group Head Pengadaan Logistik, IT, dan Jasa Bank BJB 2017-2022 Dadang Hamdani Djumyat, Officer Pengawasan Pengadaan Logistik IT dan Jasa Divisi Umum Bank BJB Wijnya Wedhyotama, dan Manajer Keuangan Internal Bank BJB Roni Hidayat Ardiansyah.
Ketiga saksi diperiksa KPK karena dinilai memiliki informasi yang dibutuhkan penyidik untuk menyidik kasus korupsi Bank BJB.
Baca Juga: KPK Panggil Ridwan Kamil Seusai Lebaran Terkait Kasus BJB Rp 222 M
Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan lima tersangka, yakni mantan Direktur Utama BJB Yuddy Renaldi dan Pimpinan Divisi Corsec BJB. Tiga lagi dari kalangan swasta, yaitu pengendali agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan, pengendali agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik, dan pengendali agensi Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma.
KPK mengendus dugaan kerugian negara sekitar Rp 222 miliar terkait kasus korupsi Bank BJB.
KPK juga telah menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil terkait kasus korupsi Bank BJP pada Senin (10/3/2025). Dari penggeledahan ini, KPK menyita sejumlah bukti dokumen dan barang lainnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




