DPR Pastikan Cabut Gaji dan Fasilitas Eko Patrio, Uya Kuya hingga Nafa
Rabu, 3 September 2025 | 21:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pimpinan DPR akhirnya menerima 16 perwakilan mahasiwa menyusul aksi demonstrasi di sejumlah daerah di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (3/9/2025). Dalam pertemuan tersebut, DPR memastikan akan menonaktifkan gaji dan fasilitas terhadap anggota dewan yang dicopot oleh masing-masing fraksi mereka yakni Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Eko Patrio, hingga Uya Kuya.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. “Bahwa untuk anggota dewan yang telah dinonaktifkan itu, diminta untuk tidak dikeluarkan fasilitas-fasilitas yang terkait dengan kedewanan termasuk gaji dan fasilitas lain,” ujar Dasco, Rabu (3/9/2025).
Ia juga mengatakan, pihaknya telah mengajukan ke Sekretariat Jenderal DPR terkait pencabutan tunjangan rumah para anggota dewan yang bernilai Rp 50 juta per bulan.
Pada kesempatan yang sama, Dasco menyampaikan permintaan maaf karena DPR telah membuat kebijakan yang menimbulkan kemarahan dan kegaduhan di masyarakat.
"Selaku pimpinan, kami menyatakan permohonan maaf atas kekeliruan serta kekurangan kami sebagai wakil rakyat dalam menjalankan tugas dan fungsi mewakili aspirasi masyarakat yang selama ini menjadi tanggung jawab kami," jelasnya.
Dasco menekankan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para anggota DPR agar ke depannya dapat lebih mendengarkan rakyat dan memahami kondisi sosial ekonomi di masyarakat.
"Tentunya permintaan maaf ini tidak cukup tanpa evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh dan akan lakukan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," pungkas Dasco.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




