Prabowo Setuju Bentuk Tim Investigasi dan Reformasi Polri Seusai Demo
Kamis, 11 September 2025 | 21:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan membentuk tim investigasi independen untuk mengusut dugaan kekerasan aparat terhadap demonstran dalam aksi besar akhir Agustus 2025. Selain itu, kepala negara juga berkomitmen melakukan reformasi kepolisian (Polri).
Kepastian ini diungkapkan para tokoh lintas agama seusai pertemuan tiga jam bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/9/2025). Pertemuan ini diinisiasi Gerakan Nurani Bangsa (GNB) yang beranggotakan tokoh lintas agama.
Mantan Menteri Agama (Menag) sekaligus perwakilan GNB Lukman Hakim Saifuddin menyebut, dialog membahas tuntutan 17+8 dari mahasiswa dan masyarakat sipil serta sejumlah isu lain. “Presiden tidak hanya menerima, tetapi juga memahami bahkan membahasnya secara detail,” kata Lukman.
Menurutnya, salah satu hasil penting pertemuan adalah persetujuan presiden untuk membentuk tim investigasi independen atas peristiwa prahara Agustus 2025 yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. “Presiden menyetujui pembentukan itu. Detail formatnya akan disampaikan pihak Istana,” jelas Lukman.
Selain itu, GNB juga meminta agar mahasiswa dan pelajar yang masih ditahan segera dibebaskan demi kelanjutan pendidikan mereka.
Menag Nasarudin Umar menambahkan, Prabowo juga berkomitmen menindaklanjuti tuntutan reformasi pada bidang ekonomi, politik, hukum, HAM, hingga pertahanan dan keamanan, dengan fokus khusus pada reformasi Polri. “Gayung bersambut, apa yang dirumuskan tokoh masyarakat justru sejalan dengan rencana presiden,” ungkap Nasarudin.
Sejumlah tokoh hadir dalam pertemuan itu, antara lain ulama Muhammad Quraish Shihab, rohaniawan Katolik Romo Franz Magnis Suseno, Ketua KWI Antonius Subianto Bunjamin, serta Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, istri Presiden ke-4 Gus Dur.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat kolaborasi pemerintah dengan tokoh lintas agama untuk menjawab aspirasi rakyat, memperkuat keamanan, serta melindungi hak-hak sipil pascademonstrasi Agustus 2025.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




