ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

2 Presiden Buruh Dukung Polri Tindak Tegas Aksi Anarkistis

Minggu, 14 September 2025 | 22:41 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mendukung langkah Polri yang menindak tegas aksi anarkistis.
Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mendukung langkah Polri yang menindak tegas aksi anarkistis. (Beritasatu.com/Maria Gabrielle Putrinda)

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak dua presiden buruh dengan basis massa terbesar di Indonesia mendukung penuh Polri dalam menindak tegas aksi anarkis yang merugikan masyarakat.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menegaskan komitmennya mendukung aparat penegak hukum, khususnya dalam menindak pelaku pembakaran fasilitas umum, gedung DPRD, dan sarana publik lainnya.

“Kita harus ingat ada korban jiwa saat pembakaran gedung DPRD Makassar, juga korban lainnya. Untuk itu, pelaku harus terus diproses hukum,” ujar Andi Gani di Jakarta, Minggu (14/9/2025).

ADVERTISEMENT

Meski begitu, Andi Gani meminta agar pengunjuk rasa yang tidak terlibat perusakan atau pembakaran dipertimbangkan untuk mendapatkan restorative justice. Ia menegaskan KSPSI akan tetap berada di garis depan dalam mempertahankan supremasi sipil sebagai amanah reformasi.

Senada, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menolak segala bentuk anarkistis dan kekerasan dalam penyampaian aspirasi. “Boleh berdemonstrasi, tetapi harus konstitusional, damai, dan antikekerasan,” tegasnya.

Iqbal juga menyinggung isu reformasi Polri yang belakangan ramai diperbincangkan. Menurutnya, perbaikan kepolisian memang perlu, tetapi jangan diarahkan untuk menjatuhkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

“Terlihat ada yang ingin menyerang institusi kepolisian dengan menyerang pemimpinnya. Kapolri saat ini terbukti sangat setia dengan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat aksi demonstrasi beberapa waktu lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto berhasil mengendalikan situasi dengan baik, membuktikan sinergi TNI-Polri dalam menjaga kedamaian.

Iqbal juga membantah isu adanya surpres (surat presiden) untuk mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, termasuk rumor rencana aksi lanjutan buruh yang disebutnya hoaks. 

Ia memastikan perjuangan buruh tetap fokus pada isu kesejahteraan, yaitu penghapusan outsourcing, penolakan upah murah, knaikan upah minimum 2026, dan reformasi kebijakan pajak. “Pajak pesangon, pajak THR, dan pajak JHT harus dihapus. Itu perjuangan buruh yang sebenarnya,” tegas Iqbal.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tak Hanya untuk Polisi, Mengapa Polri Ingin Buka Kampus Keamanan untuk Umum?

Tak Hanya untuk Polisi, Mengapa Polri Ingin Buka Kampus Keamanan untuk Umum?

NASIONAL
Presiden Jerman ke Jakarta, Polri Siagakan 585 Personel Pengamanan

Presiden Jerman ke Jakarta, Polri Siagakan 585 Personel Pengamanan

NASIONAL
Piala Dunia 2026: Polri Siapkan Nobar dari Mabes hingga Polsek

Piala Dunia 2026: Polri Siapkan Nobar dari Mabes hingga Polsek

SPORT
Polri Berkomitmen Perluas Ruang Jabatan bagi Penyandang Disabilitas

Polri Berkomitmen Perluas Ruang Jabatan bagi Penyandang Disabilitas

NASIONAL
Polri Geledah Sejumlah Lokasi Terkait Korupsi Proyek Pabrik Gula PTPN

Polri Geledah Sejumlah Lokasi Terkait Korupsi Proyek Pabrik Gula PTPN

NASIONAL
DPR Setujui RUU Polri jadi Undang-Undang

DPR Setujui RUU Polri jadi Undang-Undang

MULTIMEDIA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon