Tim Transformasi Reformasi Polri Bentukan Kapolri Diketuai Kalemdiklat
Senin, 22 September 2025 | 10:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri. Pembentukan ini didasari Surat Perintah (Sprin) Kapolri Nomor Sprin/2749/IX/2025 yang dikeluarkan pada 17 September 2025.
Mengacu pada surat ini, Kalemdiklat Polri Komjen Pol Chrysnanda Dwilaksana dipercaya sebagai ketua tim. Dia didampingi wakil ketua I Koorsahli Kapolri Irjen Pol Herry Rudolf Nahak dan wakil ketua II Karobindiklat Lemdiklat Polri Brigjen Pol Susilo Teguh Raharjo.
Kapolri berkedudukan sebagai pelindung, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo selaku penasihat dari tim tersebut. Tim ini terdiri dari 52 perwira di lingkungan Polri.
"Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan kepada staf dan jajarannya sebagai langkah responsibilitas dan akuntabilitas," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Senin (22/9/2025).
Disampaikan Truno, dikeluarkannya sprin tersebut merupakan bentuk tindak lanjut Polri untuk bekerja sama dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait melalui pendekatan sistematis demi menjalankan transformasi institusi. Proses maupun tujuan akselerasi transformasi Polri diharapkan dapat tercapai melalui pembentukan tim ini, sebagaimana harapan masyarakat.
"Proses dan tujuan mendasar dan luas yang melibatkan seluruh satuan kerja dan wilayah berdasarkan visi strategis (Grand Strategy Polri 2025 -2045)," ujar Truno.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan rencana pembentukan Komisi Reformasi Polri merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat, termasuk tuntutan dari Gerakan Nurani Bangsa (GNB) yang berisi sejumlah tokoh bangsa dan pemuka lintas agama.
Pada pertemuan di Istana Kepresidenan, Kamis (11/9/2025), GNB menyampaikan langsung permintaan evaluasi dan reformasi Polri kepada Presiden Prabowo. Pertemuan tersebut berlangsung selama 3 jam dan dihadiri beberapa menteri Kabinet Merah Putih.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




