Bentuk Tim Reformasi, Polri Siap Wujudkan Polisi Lebih Humanis
Selasa, 23 September 2025 | 11:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi membentuk Tim Transformasi dan Reformasi Polri melalui Surat Perintah (Sprin) Kapolri Nomor Sprin/2749/IX/2025 yang diterbitkan pada 17 September 2025. Langkah ini menjadi bagian dari agenda besar Polri untuk memperkuat reformasi institusi secara menyeluruh.
Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri, Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, menegaskan perubahan yang dilakukan tidak hanya sebatas pada aspek fisik dan birokrasi. Reformasi ini juga diarahkan pada transformasi nilai, mulai dari moral, kemanusiaan, keterbukaan, hingga peningkatan pelayanan publik.
“Transformasi ini adalah keberanian untuk belajar dari masa lalu, memperbaiki kesalahan, menghadapi tantangan dan harapan masyarakat masa kini, serta menyiapkan masa depan yang lebih baik,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).
Chryshnanda menambahkan, penegakan hukum harus dilakukan secara presisi dan beradab. Menurutnya, peran polisi bukan sekadar menghukum, tetapi juga membangun peradaban serta menyelesaikan konflik dengan cara-cara yang manusiawi.
“Polisi hadir untuk mencegah konflik meluas, sekaligus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada para korban maupun pencari keadilan,” tegasnya.
Tim ini diketuai oleh Kalemdiklat Polri Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, didampingi Wakil Ketua I Koorsahli Kapolri Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, dan Wakil Ketua II Karobindiklat Lemdiklat Polri Brigjen Pol Susilo Teguh Raharjo.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bertindak sebagai pelindung, dan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo sebagai penasihat. Secara keseluruhan, tim beranggotakan 52 perwira Polri.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut pembentukan tim ini adalah langkah responsibilitas dan akuntabilitas Polri untuk mewujudkan transformasi institusi.
“Proses dan tujuan mendasar melibatkan seluruh satuan kerja dan wilayah berdasarkan visi strategis Grand Strategy Polri 2025-2045,” kata Trunoyudo.
Melalui tim ini, Polri diharapkan mampu menjadi institusi yang semakin profesional, humanis, dan responsif terhadap tuntutan zaman, sekaligus memperkuat budaya tertib dan kepastian hukum di Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




