Profil Gunawan Suswantoro, Sosok Sekretaris Kemenpora sejak 2022
Selasa, 23 September 2025 | 13:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Gunawan Suswantoro saat ini menjabat sebagai sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Seskemenpora) sejak 2 November 2022. Ia mengemban tugas penting untuk memperkuat birokrasi dan mendukung pelaksanaan program olahraga nasional, termasuk Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Sosok birokrat senior ini dikenal memiliki latar belakang hukum dan pengalaman panjang di pemerintahan, yang membentuk kapasitasnya sebagai pemimpin administratif di Kemenpora.
Profil Gunawan Suswantoro
Gunawan lahir di Banjarnegara, Jawa Tengah, pada 30 Juni 1966. Kariernya dimulai pada tahun 1993 sebagai staf biro hukum di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Setelah itu, ia dipercaya menjadi penjabat kepala sub Bidang Peraturan Perundang-undangan II di Pusat Kajian Hukum Kemendagri, kemudian menjabat sebagai kepala sub Bidang Dokumentasi dan Perundang-undangan serta menempati beberapa posisi lain di Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum.
Pada 2009 hingga 2013, ia menjadi sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), sebelum akhirnya menduduki jabatan sekretaris jenderal Bawaslu dari 2013 hingga 2022. Semua pengalaman ini memperkuat kapasitasnya saat dipercaya menjadi Seskemenpora.
Sejak dilantik oleh menpora saat itu, Zainudin Amali, Gunawan Suswantoro fokus pada reformasi birokrasi dan penerapan teknologi informasi untuk memperkuat manajemen internal Kemenpora.
Ia berkomitmen memastikan standar administrasi dan regulasi berjalan efektif sehingga dapat mendukung visi kementerian dalam pembinaan pemuda, olahraga prestasi, dan olahraga massal.
Harta Kekayaan
Sebagai pejabat publik, Gunawan selalu melaporkan harta kekayaannya melalui laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada KPK sebagai bentuk akuntabilitas.
Berdasarkan laporan LHKPN yang disampaikan pada 22 Maret 2024, total kekayaan bersih Gunawan mencapai Rp 6,97 miliar setelah dikurangi utang.
Mayoritas harta tersebut berupa tanah dan bangunan senilai lebih dari Rp 5,42 miliar yang tersebar di Banjarnegara, Bogor, Jakarta Selatan, Banyumas, Sleman, Lombok Tengah, dan Badung.
Selain itu, ia memiliki kendaraan bermotor sekitar Rp 217 juta, harta bergerak lain Rp 181 juta, surat berharga Rp 1 miliar, serta kas dan setara kas Rp 389 juta. Utang yang dilaporkan mencapai Rp 238 juta.
Pada laporan periode 2024 yang disampaikan 12 Maret 2025, kekayaan Gunawan Suswantoro meningkat menjadi Rp 7,11 miliar.
Komponen harta yang dilaporkan tidak banyak berubah, tetapi terdapat kenaikan signifikan pada kategori alat transportasi dan mesin yang mencapai Rp 691 juta, di antaranya berasal dari kepemilikan Suzuki Jimny tahun 2024.
Tanah dan bangunan tetap senilai Rp 5,42 miliar, harta bergerak lain naik menjadi Rp 195 juta, surat berharga tetap Rp 1 miliar, kas dan setara kas sekitar Rp 157 juta, sementara utangnya tercatat Rp 352 juta.
Dalam berbagai pernyataan publik, Gunawan Suswantoro menegaskan bahwa prioritas Kemenpora ke depan adalah memastikan program olahraga dan kebijakan pemuda lebih inklusif, efisien, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Reformasi birokrasi, digitalisasi layanan, dan peningkatan tata kelola tetap menjadi fokus utaama. Dengan latar belakangnya sebagai birokrat hukum dan pengalaman di lembaga pengawas pemilu, ia dipercaya mampu menghadirkan prinsip akuntabilitas dan regulasi yang transparan di Kemenpora.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




