ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Usulkan Menaker Yassierli, PKS Klaim Sudah Masuk Kabinet Prabowo

Jumat, 17 Oktober 2025 | 13:43 WIB
RH
HH
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: HP
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman.
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. (Antara/Reno Esnir)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Sohibul Iman menegaskan partainya kini sudah menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sohibul menyebut, bukti keterlibatan PKS di pemerintahan terlihat dari keberadaan Prof Yassierli, akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) yang saat ini menjabat sebagai menteri ketenagakerjaan (menaker). Menurutnya, Yassierli merupakan figur profesional yang diusulkan langsung oleh PKS.

“Pertama begini, jangan salah ya kalau PKS ini sudah ada di kabinet. Kami punya satu menteri di kabinet, yaitu Menteri Tenaga Kerja Prof Yassierli. Itu usulan dari PKS. Jadi, kami sudah di dalam kabinet,” ujar Sohibul setelah bertemu Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kemenhan, Jakarta, Jumat (17/10/2025).

ADVERTISEMENT

Sohibul menegaskan, meskipun Yassierli bukan kader partai, penunjukannya sebagai menteri ketenagakerjaan tetap mencerminkan kepercayaan Presiden Prabowo terhadap usulan PKS.

Dalam kesempatan yang sama, Sohibul mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Pertemuan tersebut membahas pentingnya Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) sebagai bagian dari strategi pertahanan nasional.

PKS, kata Sohibul, mengapresiasi kinerja Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang dinilai telah menjalankan sistem pertahanan nasional dengan baik. Menurutnya, situasi aman dan kondusif di seluruh wilayah Indonesia mencerminkan keberhasilan penerapan sistem tersebut.

“Kami mendengar dan mendapatkan penjelasan dari beliau tentang sistem pertahanan kita, Sistem Keamanan dan Pertahanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) itu dan bagaimana peran masyarakat untuk menguatkan pertahanan kita,” tutur Sohibul.

Sohibul juga memberikan sejumlah masukan kepada Kementerian Pertahanan. Ia menilai, selain fokus pada keamanan militer, pola pendekatan keamanan manusia (human security approach) perlu diutamakan agar sistem pertahanan nasional dapat berjalan lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

“Kami memberikan masukan agar sistem pertahanan nasional juga memasukkan pendekatan keamanan manusia, sehingga masyarakat merasa menjadi bagian penting dari pertahanan negara,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sohibul menegaskan komitmen PKS untuk ikut memperkuat sistem bela negara. Ia menjelaskan, PKS memiliki program kaderisasi di bidang ketahanan dan kepanduan, yang selaras dengan semangat Sishankamrata.

Ia pun berharap agar kader PKS dapat mendapat pembinaan langsung dari Kementerian Pertahanan untuk menjadi Komponen Cadangan (Komcad) dalam sistem pertahanan nasional.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Suhud Alynudin Resmi Jadi Ketua DPRD Jakarta Gantikan Khoirudin

Suhud Alynudin Resmi Jadi Ketua DPRD Jakarta Gantikan Khoirudin

JAKARTA
PKS Ganti Ketua DPRD Jakarta dari Khoirudin Menjadi Suhud Alynudin

PKS Ganti Ketua DPRD Jakarta dari Khoirudin Menjadi Suhud Alynudin

JAKARTA
Aboe Bakar Minta Maaf Tuding Ulama-Pesantren Madura Terlibat Narkoba

Aboe Bakar Minta Maaf Tuding Ulama-Pesantren Madura Terlibat Narkoba

NASIONAL
PKS Tak Mau Buru-buru Dukung Prabowo 2 Periode

PKS Tak Mau Buru-buru Dukung Prabowo 2 Periode

NASIONAL
PKS Ungkap Alasan Tak Terburu-buru Bersikap Soal Pilkada lewat DPRD

PKS Ungkap Alasan Tak Terburu-buru Bersikap Soal Pilkada lewat DPRD

NASIONAL
Rifqi Rafsanjani Dipecat, PKS Tunjuk Junaidi Jadi Penggantinya di DPRD

Rifqi Rafsanjani Dipecat, PKS Tunjuk Junaidi Jadi Penggantinya di DPRD

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon