ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Komisi Reformasi Polri Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

Rabu, 19 November 2025 | 06:54 WIB
A
S
Penulis: Antara | Editor: JTO
Komisi Percepatan Reformasi Polri berfoto bersama sejumlah perwakilan organisasi masyarakat sipil dalam audiensi yang digelar di STIK-PTIK Polri, Jakarta pada Selasa 18 November 2025.
Komisi Percepatan Reformasi Polri berfoto bersama sejumlah perwakilan organisasi masyarakat sipil dalam audiensi yang digelar di STIK-PTIK Polri, Jakarta pada Selasa 18 November 2025. (Antara/Dok Humas Polri)

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Percepatan Reformasi Polri mengadakan audiensi dengan sejumlah organisasi masyarakat sipil. Audiensi ini menyerap masukan terkait percepatan reformasi kepolisian. Pertemuan ini dihadiri kelompok yang selama ini aktif dalam isu HAM dan kemanusiaan.

Ketua Komisi Jimly Asshiddiqie mengatakan, forum ini digelar untuk menampung aspirasi kelompok yang telah mengajukan permohonan audiensi. “Semua masukan yang disampaikan sangat konstruktif,” ujarnya di Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Jimly menjelaskan, masukan yang diterima masih perlu pendalaman sebelum dijadikan bahan perumusan kebijakan. Ia meminta setiap organisasi mengirimkan usulan tertulis yang terperinci dalam satu bulan ke depan. “Kami berharap masukan yang datang tidak hanya memuat masalah, tetapi juga tawaran solusi,” katanya.

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan, komisi memberi ruang bagi tiap organisasi untuk menjaring pandangan yang lebih luas dari jaringan mereka. “Apa yang nanti kami rumuskan sebagai kebijakan baru harus benar-benar sesuai aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Melalui audiensi ini, kata Jimly, komisi berharap tercipta sinergi antara Polri dan masyarakat sipil. Tujuannya agar reformasi berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.

Salah satu organisasi yang hadir adalah Human Rights Working Group (HRWG). Direktur Eksekutif HRWG Daniel Awigra menekankan pentingnya memperkuat sistem internal Polri, terutama di aspek rekrutmen, pendidikan, pelatihan, dan meritokrasi demi peningkatan profesionalitas.

Daniel juga menilai penguatan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) diperlukan untuk memperkuat pengawasan eksternal dan meningkatkan akuntabilitas kepolisian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tim Reformasi Polri Laporkan Rekomendasi ke Prabowo di Istana

Tim Reformasi Polri Laporkan Rekomendasi ke Prabowo di Istana

NASIONAL
Hasil Kajian-Rekomendasi Reformasi Polri Segera Diserahkan ke Prabowo

Hasil Kajian-Rekomendasi Reformasi Polri Segera Diserahkan ke Prabowo

NASIONAL
Reformasi Polri Tinggal Tunggu Lampu Hijau Presiden Prabowo!

Reformasi Polri Tinggal Tunggu Lampu Hijau Presiden Prabowo!

NASIONAL
Pemerintah Sepakat Segera Susun PP Pelaksanaan UU Kepolisian

Pemerintah Sepakat Segera Susun PP Pelaksanaan UU Kepolisian

NASIONAL
Usulan Baru Reformasi Polri: Bintara Minimal Pendidikan S-1

Usulan Baru Reformasi Polri: Bintara Minimal Pendidikan S-1

NASIONAL
Komisi Reformasi Usul Penugasan Polri Diatur Pakai Omnibus Law

Komisi Reformasi Usul Penugasan Polri Diatur Pakai Omnibus Law

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon