Menhut Kantongi Data Awal Kayu Gelondongan pada Banjir Sumatera
Kamis, 4 Desember 2025 | 21:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyatakan telah mengantongi data awal terkait kayu gelondongan yang ikut terseret saat banjir bandang yang menerjang tiga wilayah, yaitu Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, data awal itu diperoleh melalui pemetaan udara menggunakan drone maupun teknologi khusus yang mampu mengidentifikasi anatomi kayu. Dari identifikasi awal tersebut, akan diketahui lokasi asal kayu.
Menurut dia, temuan awal ini akan menjadi bahan analisis satuan tugas (satgas) gabungan antara Kemenhut dengan Polri untuk mengungkap sumber material tersebut. “Kami berharap kerja sama dengan Polri bisa sesegera mungkin mengungkap dari mana asal-muasal kayu tersebut," ujar Raja Juli di Mabes Polri, Kamis (4/12/2025).
Hal itu disampaikan dia seusai bertemu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait tindak lanjut pengusutan kayu gelondongan yang muncul di tengah bencana banjir bandang di Sumatera. Keduanya pun sepakat membentuk satgas gabungan untuk menyelidiki asal-muasal kayu gelondongan tersebut.
Raja Juli menjelaskan, pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Polri terkait kerja sama perlindungan hutan. MoU tersebut kini menjadi dasar langkah bersama dalam merespons kekhawatiran publik mengenai sumber kayu yang terbawa arus banjir.
"Berdasarkan MoU itu, kami berharap concern publik yang sekarang muncul beberapa hari ini pascabanjir, yaitu keingintahuan publik tentang asal-usul dari mana material kayu yang terbawa banjir itu berasal," jelasnya.
Raja Juli menegaskan, pihaknya bersama Polri akan melakukan penegakkan hukum jika menemukan indikasi pelanggaran. "Jika ada unsur pidananya, tentu akan kami tegakkan bersama,” tegasnya.
Ia juga menyebut kementeriannya akan berkoordinasi dengan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Garuda guna memperkuat penanganan kasus ini. "Tentu seperti yang saya dengar kemarin dari Pak Menko PMK Pratikno, kita juga akan berkoordinasi dengan Satgas PKH dalam menyelesaikan kasus ini," pungkas Raja Juli.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




