Pascabanjir Sumatera, BPN Bakal Lakukan Evaluasi Besar
Jumat, 5 Desember 2025 | 14:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan melakukan evaluasi besar-besaran pascabencana alam yang terjadi di Pulau Sumatera. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui penyebab utama dari bencana tersebut.
“Pokoknya nanti pascabencana ini akan ada evaluasi total,” kata Menteri ATR/BPN Nusron Wahid kepada wartawan di Jakarta, Jumat (5/12/2025).
Dia menjelaskan, evaluasi besar-besaran termasuk rencana tata ruang wilayah (RTRW) di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh. Hal itu pernah dilakukan pada 2024 usai terjadi banjir besar.
Dari evaluasi itu pascabanjir di Jakarta, ditemukan bangunan gedung dengan sertifikat di sepadan sungai yang ada di Jakarta.
“Evaluasi total RTRW setelah ditemukan apa masalahnya. Banyak gedung di sepadan sungai. Ternyata apa, ada sertifikat tanah sejak 1984 sampai 2022, ribuan sertifikat tanah di pinggir sungai,” jelasnya.
Usai evaluasi tersebut, pemerintah yang terdiri dari berbagai lintas sektor melakukan berbagai langkah termasuk membatalkan sertifikat. Begitu juga dengan bangunan gedung yang terbangun di sepadan sungai diminta digeser menjauh.
“Dibatalkan satu per satu sertifikatnya. Kecuali sudah ada gedungnya, diminta minggir,” tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




