Jemaah Umrah RI Aman Tiba di Jakarta Saat Timur Tengah Memanas
Senin, 2 Maret 2026 | 10:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Ketegangan geopolitik yang meningkat di kawasan Timur Tengah tidak menghambat kepulangan jemaah umrah asal Indonesia yang menggunakan penerbangan langsung dari Arab Saudi ke Jakarta. Mereka dilaporkan tiba dengan selamat dan tanpa gangguan berarti di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten.
Para jemaah mengaku bersyukur perjalanan pulang mereka berjalan lancar, mengingat situasi di kawasan Timur Tengah sempat memunculkan kekhawatiran. Salah satu jemaah, Maicel Syah, mengatakan penerbangan yang ia tumpangi dari Madinah menuju Jakarta berlangsung sesuai jadwal.
“Alhamdulillah penerbangan berjalan lancar sesuai jadwal pukul 08.20 WIB. Semua berjalan tepat waktu dan tidak ada keterlambatan,” ujar Maicel kepada Beritasatu.com di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (2/3/2026).
Hal senada disampaikan jemaah lainnya, Muhammad Aminullah. Ia mengaku sempat merasa cemas setelah membaca berbagai pemberitaan mengenai meningkatnya konflik di Timur Tengah. Namun, penerbangan dari Bandara King Abdulaziz, Jeddah menuju Jakarta akhirnya berlangsung aman.
“Setelah kami melihat jadwal penerbangan, alhamdulillah tidak ada penundaan saat kami berangkat, meskipun sempat deg-degan karena situasi di Timur Tengah sedang memanas,” kata Aminullah.
Menurut Aminullah, gangguan penerbangan justru banyak dialami oleh penumpang dengan rute transit di sejumlah negara Timur Tengah. Ia menyaksikan beberapa penerbangan dibatalkan atau dihentikan sementara.
“Ketika sampai di Bandara Jeddah, ternyata banyak penerbangan yang dibatalkan, terutama yang transit seperti ke Qatar, Turki, Abu Dhabi, dan Emirat. Hampir semuanya dihentikan. Alhamdulillah penerbangan kami menggunakan Saudia Airlines yang langsung ke Jakarta, jadi tetap aman tanpa delay,” jelasnya.
Pengalaman serupa juga disampaikan Maicel Syah yang berangkat dari Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah.
Ia mengaku sempat khawatir karena mendengar ada penerbangan maskapai yang sama pada pagi hari yang dibatalkan.
Menghadapi situasi geopolitik yang memanas, para jemaah berharap kondisi di Timur Tengah segera kembali kondusif.
Mereka menilai konflik hanya akan menimbulkan kerugian luas, termasuk bagi umat Islam yang hendak melaksanakan ibadah ke Tanah Suci.
Aminullah juga menyoroti potensi dampak konflik terhadap pelaksanaan ibadah haji yang waktunya makin dekat. Ia berharap negara-negara yang terlibat konflik dapat menahan diri demi kepentingan masyarakat dunia.
“Perang tidak membawa maslahat, justru menimbulkan kerugian bagi banyak pihak. Apalagi sebentar lagi musim haji. Konflik tentu bisa berdampak besar terhadap pelaksanaan ibadah haji bagi umat Islam di seluruh dunia,” pungkas Aminullah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Kasus Campak Merebak, 6 Daerah di Sulawesi Tengah Ditetapkan KLB




