Isu Politik-Hukum Terkini: RUU PPRT hingga Gus Yaqut Ditahan KPK
Jumat, 13 Maret 2026 | 07:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Isu politik dan hukum terkini diisi dengan disahkannya Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) sebagai RUU inisiatif DPR hingga soal ditahannya mantan Menteri Agama Yahya Cholid Qoumas atau Gus Yaqut.
Berita lain yang juga mendapat sorotan adalah respons Wakil Presiden Gibran Rakabuming terhadap permintaan maaf Rispon Sianipar mengenai kasus ijazah Jokowi.
Berikut lima isu politik dan hukum terkini Beritasatu.com:
1. RUU PPRT Disahkan sebagai Inisiatif DPR
Pimpinan DPR akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) sebagai RUU inisiatif DPR dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Ketua DPR Puan Maharani menyatakan secara resmi RUU tersebut kini berstatus sebagai usul inisiatif DPR. “Kami menyatakan RUU PPRT menjadi RUU inisiatif DPR,” kata Puan Maharani dalam rapat paripurna.
2. DPR Terima Supres RUU Perlindungan Saksi dan Korban serta KKS
DPR telah menerima surat presiden (supres) dari Prabowo Subianto terkait Rancangan Undang-undang RUU tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban (RUU Perlindungan Saksi dan Korban) serta Rancangan Undang-undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS).
Kedua supres RUU tersebut dibacakan oleh Ketua DPR Puan Maharani dalam sidang paripurna masa persidangan ke IV tahun 2025-2026 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (12/3/2026).
3. Permintaan Maaf Rismon Sianipar Soal Ijazah Jokowi Direspons Gibran
Wakil Presiden Gibran Rakabuming merespons permintaan maaf yang disampaikan Rismon Hasiholan Sianipar terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Gibran menilai momen Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat kembali persaudaraan.
Dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (12/3/2026), Gibran menyampaikan pentingnya sikap saling memaafkan di tengah dinamika perbedaan pendapat yang terjadi di ruang publik. “Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan,” ujar Gibran.
4. Jaksa Agung Soroti Fenomena No Viral No Justice
Jaksa Agung ST Burhanuddin menyoroti fenomena no viral no justice yang belakangan ramai dibicarakan dalam dinamika penegakan hukum di Indonesia. Ia meminta seluruh jajaran Kejaksaan Agung melakukan transformasi dan tidak bekerja secara reaktif terhadap tekanan opini publik.
Pernyataan tersebut disampaikan Burhanuddin saat melakukan kunjungan kerja virtual pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan itu diikuti oleh jajaran kejaksaan dari seluruh Indonesia, termasuk perwakilan Kejaksaan Agung di beberapa negara, seperti Bangkok, Singapura, Hong Kong, dan Riyadh.
5. Berompi Oranye, Gus Yaqut: Saya Tidak Pernah Menerima Sepeser pun
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan dirinya tidak pernah menerima sepeser pun uang terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Pernyataan itu disampaikan pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu setelah resmi mengenakan rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menuju mobil tahanan.
“Saya tidak pernah menerima sepeser pun dari kasus yang dituduhkan kepada saya," tegasnya, Kamis (12/3/2026).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




