Polisi Ungkap Laka Lantas Naik 1,97 Persen pada Mudik 2026
Kamis, 19 Maret 2026 | 20:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Korlantas Polri mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas selama masa mudik Lebaran 2026 naik 1,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, jumlah korban meninggal tercatat turun 13,50%.
Data tersebut disampaikan Subdit Dakgar Korlantas Polri, Hanny Neno, berdasarkan pemantauan periode 13 Maret 2026 hingga 19 Maret 2026. Pada periode yang sama, jumlah korban luka berat naik 9,42%, sedangkan korban luka ringan meningkat 19,63%.
“Untuk kecelakaan lalu lintas (laka lantas), selisih di tahun 2025 dengan 2026 naik 1,97%. Untuk meninggal dunia turun 13,50%. Untuk luka berat naik 9,42%. Untuk luka ringan naik 19,63%,” ucap Neno di Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu, Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).
Neno menjelaskan selama periode tersebut terdapat 22 kejadian kecelakaan di jalan tol di seluruh Indonesia. Lokasinya tersebar di sejumlah ruas, antara lain Bogor, Jagorawi, Cimahi, Batang, dan Subang.
“Kecelakaan lalu lintas yang khusus di jalan tol ada 22 kejadian laka lantas di seluruh Indonesia. Ada di Batang 2 (kejadian), ada di Subang 3 (kejadian). Kejadian laka lantas di tol, bukan di jalan arteri,” ujarnya.
Menurut Neno, faktor utama kecelakaan masih didominasi kelalaian pengemudi. Kelelahan saat berkendara juga dinilai menjadi salah satu pemicu yang perlu diwaspadai, terutama di tengah tingginya pergerakan kendaraan saat mudik.
“Karena kelalaian dari pengendara, misalnya saat menyalip, lalu menabrak kendaraan di depan. Kemungkinan karena lelah juga bisa terjadi. Banyak faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan,” kata Neno.
Ia menambahkan, untuk kecelakaan di jalan tol, kendaraan yang paling banyak terlibat umumnya kendaraan kecil. Adapun kecelakaan di Batang yang terjadi pada hari tersebut tidak menimbulkan korban meninggal.
“Kita berbicara jalan tol, kebanyakan kendaraan kecil. Di Batang hari ini tidak ada korban meninggal dunia, hanya luka ringan sebanyak 4 orang,” ujarnya.
Pada sisi lain, Kementerian Perhubungan mencatat mobilitas masyarakat terus meningkat menjelang Lebaran.
Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran Terpadu 2026 Bernadette Endah Sekar Mayashanti mengatakan akumulasi keberangkatan penumpang angkutan umum dari H-8 hingga H-3 mencapai 7.753.476 orang, naik 10,95% dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 6.988.008 orang.
Ia menjelaskan kenaikan terjadi di hampir semua moda transportasi. Perkeretaapian naik 15,25%, angkutan udara domestik dan internasional naik 6,88%, angkutan laut 6,82%, penyeberangan 13,40%, dan angkutan darat 7,64%.
Selain itu, jumlah kendaraan yang keluar gerbang tol Jakarta pada H-3 naik 4,35%, sedangkan kendaraan yang masuk Jakarta meningkat 14,24%. Adapun kendaraan keluar dan masuk gerbang tol Jabodetabek naik 0,97%.
Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dan kendaraan sebelum bepergian. Pemerintah juga mengimbau pemudik tetap mematuhi arahan petugas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




