ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 225.000 Kendaraan Serbu Jakarta

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:48 WIB
MR
DM
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: DM
Volume arus lalu lintas kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tercatat sangat tinggi. PT Jasa Marga mencatat sebanyak 1.103.088 kendaraan keluar dari Jabotabek pada periode H-10 hingga hari H Lebaran, yakni 11-21 Maret 2026.
Volume arus lalu lintas kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tercatat sangat tinggi. PT Jasa Marga mencatat sebanyak 1.103.088 kendaraan keluar dari Jabotabek pada periode H-10 hingga hari H Lebaran, yakni 11-21 Maret 2026. (Istimewa/_)

Jakarta, Beritasatu.com - Arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Polri mencatat sebanyak 225.293 kendaraan masuk ke wilayah Jakarta pada periode Senin (23/3/2026) pukul 18.00 WIB hingga Selasa (24/3/2026) pukul 06.00 WIB. Angka ini meningkat 73,71% dibandingkan kondisi normal.

Pada sisi lain, masih terdapat 167.939 kendaraan yang tercatat keluar meninggalkan Jakarta dalam periode yang sama. Data ini mengindikasikan pergerakan kendaraan arus balik mulai mendominasi. 

“Hal ini menunjukkan arus balik Lebaran sudah mulai meningkat,” ujar Juru Bicara Polri Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Selasa (24/3/2026).

ADVERTISEMENT

Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB. Kebijakan ini diterapkan dari kilometer 414 Kalikangkung hingga kilometer 70 arah Jakarta guna mengurai kepadatan.

Polri juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan matang, termasuk memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) guna menghindari penumpukan kendaraan pada waktu bersamaan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan WFA, serta tidak memaksakan diri apabila lelah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Jansen.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26-27 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat mendistribusikan arus kendaraan sehingga tidak terjadi puncak kepadatan dalam satu waktu.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 hingga 27 Maret 2026 agar perjalanan lebih fleksibel dan tidak menumpuk pada satu waktu,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

NASIONAL
Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

BANTEN
Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

JAWA TIMUR
Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI
Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

NASIONAL
Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon