ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kementerian PU Digeledah Jaksa, Menteri Dody: 16 Item Barang Disita

Jumat, 10 April 2026 | 19:40 WIB
EM
IC
Penulis: Erfan Maruf | Editor: CAH
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di Rest Area KM379 A Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu 28 Maret 2026 .
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di Rest Area KM379 A Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu 28 Maret 2026 . (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat ada sebanyak 16 item barang yang disita saat penggeledahan kantor Kementerian PU oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah Khusus Jakarta pada Kamis (9/4/2026). Dari penggeledahan tersebut mayoritas berupa buku catatan.

 “Ada 16 item, rata-rata sih buku catatan, enggak ada yang lain sih buku catatan semua,” kata Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Dody menjelaskan, barang-barang tersebut berasal dari beberapa gedung di lingkungan Kementerian PU. Gedung yang digeledah meliputi gedung Utama, gedung Direktorat Jenderal Cipta Karya, dan gedung Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

ADVERTISEMENT

“Ini ada yang diambil di lantai 3 (gedung Utama kantor Wakil Menteri PU dan Sekretaris Jenderal Kementerian PU), ada yang diambil di lantai 2 (kantor menteri PU), terus yang banyak mungkin diambil di tempatnya gedungnya (Ditjen) Cipta Karya,” papar dia.

Selain catatan, Dody menyebut terdapat personal computer (PC) dan dokumen cetak yang turut disita. Namun, ia tidak memerinci kepemilikan perangkat tersebut.

“Itu ada yang diambil PC dari lantai 3. Nah, lantai 3 itu enggak tahu ini PC-nya siapa, saya enggak tahu. Terus ada juga print out dari Cipta Karya, jadi yang banyak itu memang ngambilnya dari Cipta Karya,” ungkap Dody.

Dody juga menyampaikan telah melaporkan penggeledahan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. “Saya kemudian laporkan kepada Pak presiden. Saya mengatakan kepada Presiden, saya izin kasih keleluasaan kepada penyidik masuk ke ruangan siapa pun, supaya tidak ada kesan tebang pilih. Jadi kalau nantinya memang saya salah, ya saya salah,” ucap dia.

Sebelumnya, penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan korupsi APBN tahun 2023–2024. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Daerah Khusus Jakarta, Dapot Dariarma menyatakan, tim penyidik menggeledah sejumlah ruangan di Gedung Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU.

Penggeledahan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan tertanggal 3 April 2026 serta Surat Perintah Penggeledahan tertanggal 9 April 2026 untuk mengumpulkan alat bukti.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menteri PU Sebut Infrastruktur Masyarakat Butuh Rp 6,32 Triliun

Menteri PU Sebut Infrastruktur Masyarakat Butuh Rp 6,32 Triliun

EKONOMI
Menteri PU Minta Tambahan Anggaran Rp 34,33 Triliun, Ini Alasannya

Menteri PU Minta Tambahan Anggaran Rp 34,33 Triliun, Ini Alasannya

EKONOMI
Menteri PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Zona Merah

Menteri PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Zona Merah

NASIONAL
Menteri PU Pulangkan 2 ASN Penerima Beasiswa LN Terlibat Suap dan Etik

Menteri PU Pulangkan 2 ASN Penerima Beasiswa LN Terlibat Suap dan Etik

NASIONAL
138 Perlintasan Liar Harus Ditutup untuk Keselamatan Masyarakat

138 Perlintasan Liar Harus Ditutup untuk Keselamatan Masyarakat

JAKARTA
Kementerian PU Ungkap Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Kementerian PU Ungkap Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon