Kementerian PU Ungkap Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Jumat, 24 April 2026 | 11:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menyatakan progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II berjalan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan.
Ia menjelaskan, pembangunan yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis tersebut saat ini terus berlangsung di berbagai lokasi secara paralel.
“Saat ini pekerjaan di berbagai lokasi terus berlangsung secara paralel, mencakup penyelesaian struktur, arsitektur, utilitas, serta penataan kawasan pendukung,” ujar Diana dilansir dari Antara, Jumat (24/4/2026).
Diana menegaskan, Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan pengawasan dan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait agar pelaksanaan di lapangan tetap sesuai jadwal, dengan tetap mengutamakan kualitas, keselamatan konstruksi, dan akuntabilitas pekerjaan.
Menurut dia, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program prioritas nasional yang bertujuan memperluas akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat.
“Karena itu, kami memastikan setiap tahapan dilaksanakan secara cermat agar hasil pembangunan nantinya benar-benar siap dimanfaatkan sesuai target yang telah ditetapkan,” kata Diana.
Ia menambahkan, Kementerian Pekerjaan Umum optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dapat berjalan dengan baik melalui sinergi seluruh pihak, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan generasi penerus bangsa.
Sebagai informasi, Sekolah Rakyat dirancang untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas serta mempersiapkan peserta didik agar memiliki daya saing menuju visi Indonesia Emas 2045.
Program ini menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin, sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi tanpa terkendala latar belakang ekonomi maupun sosial.
Sekolah Rakyat juga mengintegrasikan pendidikan formal, keterampilan hidup, dan pemberdayaan ekonomi melalui kurikulum vokasional. Selain itu, fasilitas asrama disiapkan untuk mendukung proses pembelajaran, pembentukan karakter, serta pemenuhan gizi dan kesehatan peserta didik.
Program ini memiliki visi mencetak agen perubahan di keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas untuk memutus rantai kemiskinan, dengan misi meningkatkan akses pendidikan lanjutan, menumbuhkan karakter pantang menyerah, jiwa kepemimpinan, cinta tanah air, serta membangun kepercayaan diri dan budi pekerti luhur.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




