ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Akan Bangun Batalion TNI di Setiap Kabupaten dan Kota

Senin, 20 April 2026 | 08:28 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberi pengarahan dalam retret KPPD ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 18 April 2026.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberi pengarahan dalam retret KPPD ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 18 April 2026. (Beritasatu.com/Biro Infohan Setjen Kemenhan)

Magelang, Beritasatu.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan pemerintah akan membangunan batalion infanteri teritorial pembangunan (Yonif TP) di setiap kabupaten dan kota seluruh Indonesia, sebagaimana perintah Presiden Prabowo Subianto. 

Hal itu diungkapkan Sjafrie saat memberikan pengarahan dalam retret Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). 

"Presiden memerintahkan kita untuk menjaga seluruh kabupaten. Oleh karena itu, kepada panglima Tentara Nasional Indonesia ditugaskan untuk membangun setiap batalion menjaga satu kabupaten," kata Sjafrie.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, pembangunan Yonif TP di setiap kabupaten dan kota dalam rangka memperkuat pertahanan di tingkat daerah. Kehadiran Yonif TP diharapkan tidak hanya mendukung operasional pertahanan, tetapi juga diharapkan mampu membantu operasional di daerah, juga untuk memberdayakan program-program pemerintah daerah. 

Sjafrie mengeklaim wilayah yang sudah memiliki Yonif TP mulai terlihat dampak positif, antara lain penurunan angka kriminalitas, penguatan kohesi sosial, peningkatan kualitas pendidikan, bertambahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi dan pembangunan, serta perluasan akses terhadap layanan kesehatan. 

Menhan menegaskan sistem pertahanan Indonesia menganut prinsip defensif aktif, yakni tidak bersifat ofensif maupun ekspansif, melainkan berfokus pada upaya menjaga dan mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman.

Diketahui, pemerintah sudah membangun 150 batalion pada 2025. Jumlah itu akan terus ditingkatkan sampai 514 batalion hingga 2030.

Pembangunan batalion teritorial tersebut diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 85 Tahun 2025, dan telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Bandung, Minggu (10/8/2025).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Isu Politik-Hukum Terkini: Jangan Kriminalisasi Kepala Desa!

Isu Politik-Hukum Terkini: Jangan Kriminalisasi Kepala Desa!

NASIONAL
Retret Ketua DPRD Ditutup, Pusat dan Daerah Siap Selaraskan Kebijakan

Retret Ketua DPRD Ditutup, Pusat dan Daerah Siap Selaraskan Kebijakan

NASIONAL
Retret DPRD, Lemhannas: Kebijakan Daerah Harus Selaras Visi Prabowo

Retret DPRD, Lemhannas: Kebijakan Daerah Harus Selaras Visi Prabowo

NASIONAL
Prabowo Beri Arahan Tertutup Retret Ketua DPRD, Media Diminta Keluar

Prabowo Beri Arahan Tertutup Retret Ketua DPRD, Media Diminta Keluar

NASIONAL
Prabowo Berenang di Hambalang sebelum Beri Arahan Retret Ketua DPRD

Prabowo Berenang di Hambalang sebelum Beri Arahan Retret Ketua DPRD

NASIONAL
Prabowo Beri Arahan pada Retret Ketua DPRD Se-Indonesia di Akmil

Prabowo Beri Arahan pada Retret Ketua DPRD Se-Indonesia di Akmil

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon