Cegah Kekeringan, Kementan Siapkan Rp 12 T untuk Benih dan Pompanisasi
Senin, 20 April 2026 | 16:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengucurkan anggaran sekitar Rp 12 triliun kepada sejumlah pemerintah daerah (pemda) sebagai langkah mitigasi menghadapi ancaman kekeringan di Indonesia pada tahun ini.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai program strategis. Sekitar Rp 9,95 triliun digunakan untuk penyediaan benih tanaman seperti kakao, kelapa, tebu, dan jambu mete, yang akan disalurkan ke lahan seluas 870.000 hektare.
Sementara sekitar Rp 3 triliun dialokasikan untuk program pompanisasi dengan jumlah sekitar 80.000 unit guna mendukung ketersediaan air bagi sektor pertanian.
"Jadi totalnya ada Rp 12 triliun lebih. Kita bagi dan mudah-mudahan ini semua tepat waktu seperti sebelumnya," kata Andi Amran kepada wartawan seusai rapat bersama sekitar 170 bupati seluruh Indonesia di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Amran menambahkan, bantuan benih tanaman difokuskan pada daerah yang masih memiliki lahan belum ditanami (unplanted). Namun, ia tidak memerinci wilayah mana saja yang menjadi prioritas penyaluran bantuan dari Kementan tersebut.
Ia menekankan, Kementan akan terus memantau kondisi seluruh wilayah di Indonesia, terutama di tengah potensi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino.
"Seluruh wilayah berpotensi di Indonesia. Bupati yang hadir pasti sudah dapat bantuan," tegas Andi Amran.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga produktivitas pertanian nasional sekaligus mengantisipasi dampak kekeringan yang berpotensi mengganggu ketahanan pangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




