DPR Desak Kemkes Kerja Sama dengan Kemperin Atasi Kekurangan Oksigen
Senin, 5 Juli 2021 | 14:16 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintah segera mengatasi masalah kekurangan oksigen akibat lonjakan pasien di rumah sakit (RS) rujukan Covid-19. Ketua Komisi IX DPR, Felly Estelita Runtuwene, menyatakan krisis oksigen di RS yang menangani Covid-19 terus menjadi pemberitaan utama di media massa.
"Komisi IX menyesalkan hal ini dan mendesak Kementerian Kesehatan (Kemkes) segera bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemperin) untuk menangani permasalahan ini. Supply chain termasuk distribusi dan pengadaan harus dipastikan lancar," kata Felly dalam rapat kerja dengan menteri kesehatan dan menteri keuangan yang ditayangkan secara virtual, Senin (5/7/2021).
Felly mengatakan, DPR sudah menerima laporan dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) mengenai kekurangan tabung oksigen di Jawa Tengah dan Yogyakarta yang menyebabkan banyaknya pasien Covid-19 meninggal dunia.
"Masyarakat mengalami kesulitan untuk membeli tabung oksigen di pasaran karena tingginya permintaan saat ini yang berdampak kepada kenaikan harga," ujar Felly.
Secara terpisah, Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta, Rukmono Siswishanto, Minggu (4/7/2021), mengirim surat kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sehubungan meningkatnya kasus Covid-19, yang mengakibatkan kebutuhan oksigen melonjak sehingga terjadi kelangkaan stok.
Dalam surat tertanggal 3 Juli 2021 itu, Rukmono mengatakan, RS Sardjito sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan pasokan oksigen dari penyedia maupun tempat lain. Namun, hingga surat tersebut diterbitkan, masih mengalami kendala. Adapun pasokan oksigen diperkirakan paling cepat akan datang ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta kemarin pukul 12.00 WIB.
"Kami sudah melakukan upaya antisipasi maksimal dan penghematan seoptimal mungkin. Untuk itu, kami mengajukan permohonan dukungan agar kebutuhan oksigen dapat terpenuhi, mengingat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta termasuk RS rujukan dalam penanganan Covid-19 sampai tingkat critical," tulis Rukmono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




