Hari Anak Nasional, Ini Kisah Franka Makarim
Jumat, 23 Juli 2021 | 20:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Franka Makarim, istri dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, ikut hadir dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2021 yang digelar secara virtual, Jumat (23/7/2021). Franka mendapat pertanyaan dari salah seorang anak bernama Ayasha Daviera dari Jakarta yang duduk di bangku kelas V SD, terkait cita-citanya di masa kecil.
"Cita-cita saya dari kecil sampai sudah besar suka berubah-ubah. Saya pernah bercita-cita menjadi astronaot, guru, bercita-cita menjadi perawat, pernah bercita-cita macam-macam semuanya. Tapi yang saya kerjakan akhirnya sungguh berbeda dari cita-cita saya waktu kecil," kata Franka dalam peringatan HAN yang diadakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), hari ini.
Franka, yang juga menjadi penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemdikbudristek, mengatakan bahwa cita-citanya berubah mengikuti jenis pekerjaan yang berubah sesuai kebutuhan zaman. Dia mencontohkan saat masa kecilnya tidak ada pekerjaan seperti programmer, e-commerce, atau bekerja di perusahaan online lainnya.
"Semua itu sesuatu yang tidak pernah saya dengar. Jadi kalau ditanya apakah cita-cita saya suah tercapai? Jawabannya, saya sudah mencapai banyak sekali hal yang sudah tidak pernah saya pikirkan sebelumnya, tapi tetap membuat saya bahagia," ujar Franka.
Franka mengatakan kebahagiaannya saat ini adalah bisa terus berusaha memberikan contoh yang baik untuk anak-anaknya. Terlepas dari apa pun pekerjaannya saat ini.
"Nasihat dari ibu saya adalah memberikan yang terbaik. Artinya kita harus bekerja sebaik-baiknya dalam apa pun yang kita kerjakan," ujarnya, menjawab pertanyaan senada dari seorang anak bernama Raihan Faraby yang berasal dari Jakarta.
Franka mengatakan pesan dari ibunya adalah dirinya boleh menjadi apa saja asalkan yang terbaik di bidangnya. Menurut Franda, dirinya tidak pernah dituntut harus menjadi sesuatu atau dituntut menjadi seseorang yang luar biasa hebat atau luar biasa pintar. Sebaliknya, dia hanya diminta untuk bekerja giat dan tidak pernah menyerah.
"Yang penting bekerja giat dan tidak pernah menyerah agar kita dapat menjadi yang terbaik versi kita sendiri di dalamnya," tutur Franka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Festival Anak Indonesia Hebat 2025, Fatma Saifullah Dorong Kolaborasi Semesta untuk Pemenuhan Hak Anak
NASIONALBERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




