ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penting, Aturan Tamu Wajib Lapor 1x24 Jam

Minggu, 28 November 2021 | 21:25 WIB
CP
CP
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: PAAT
Pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas NH Kertopati atau akrab disapa Nuning dalam “Podcast Apa Adanya” bertajuk “Intel Pemersatu Bangsa”.
Pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas NH Kertopati atau akrab disapa Nuning dalam “Podcast Apa Adanya” bertajuk “Intel Pemersatu Bangsa”. (Tangkapan Layar Podcast Apa Adanya)

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas NH Kertopati atau akrab disapa Nuning menegaskan ketentuan tamu wajib lapor 1x24 jam sangat penting untuk dipertahankan. Nuning optimistis radikalisme dan terorisme dapat dicegah dengan peraturan tersebut.

"Dulu waktu saya masih jadi anggota Komisi III DPR, sempat dihilangkan laporan apabila ada orang masuk ke dalam satu daerah. Menurut pandangan saya itu wajib dan penting, 1x24 jam tamu lapor itu," ucap Nuning dalam "Podcast Apa Adanya" bertajuk "Intel Pemersatu Bangsa" seperti dikutip dari kanal YouTube B1 Plus yang dikelola Beritasatu.com, Minggu (28/11/2021).

Nuning mengatakan hotel-hotel pun perlu memberlakukan ketentuan dimaksud. "Jangan sampai kecolongan, hanya 1 paspor, padahal ada 4 orang (masuk kamar hotel). Ini sepertinya sepele, padahal sangat membahayakan," tutur Nuning.

ADVERTISEMENT

Nuning mencontohkan beberapa kasus terorisme yang terjadi di Indonesia. Saat awak media mewawancarai tetangga tempat terduga terorisme tinggal, banyak yang menyebut tidak mengenal.

"Kadang kala waktu kita nonton Berita Satu TV, diwawancara tetangga dan bilang 'kita baru tahu ada orang ini, karena orangnya sagat tertutup'. Kalau sudah tahu ada orang tertutup, lapor dong. Kalau ada laporan masyarakat, aparat juga harus mengatensi dengan baik," kata Nuning.

Nuning juga berharap agar masyarakat tidak terburu-buruh mempercayai informasi yang diterima melalui berbagai macam platform. "Kita harus terus menyerukan agar masyarakat tidak buru-buru percaya informasi yang masuk. Ini perang kognitif, ada post-truth, hoax, dan lainnya. Biasanya, ibu-ibu itu paling percaya, pengen dikatakan penyebar pertama," tutur Nuning.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kerusuhan DPRD Tegal, 21 Remaja Diamankan dan Wajib Lapor

Kerusuhan DPRD Tegal, 21 Remaja Diamankan dan Wajib Lapor

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon