ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Cegah Calo Bus Pariwisata, Kemenhub Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 30 Maret 2022 | 17:23 WIB
JS
JS
Penulis: Jayanty Nada Shofa | Editor: JNS
Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi. (Dok. Ditjen Hubdat)

Jakarta, Beritasatu.com - Menjelang periode angkutan Lebaran 2022 ini, muncul fenomena calo atau pun penyelenggara kegiatan yang secara ilegal menawarkan jasa perjalanan mudik menggunakan bus pariwisata.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengungkapkan dengan merebaknya penawaran tiket mudik menggunakan bus pariwisata oleh calo adalah hal yang ilegal dan tidak resmi.

Hal ini dikhawatirkan dapat menjadi penipuan mengenai tarif yang ditawarkan maupun risiko yang sulit untuk diawasi faktor keselamatannya.

"Oknum yang menawarkan tiket mudik dengan bus pariwisata ini patut diwaspadai karena belakangan sudah banyak mulai gencar menawarkan jasa untuk mengantarkan mudik. Sayangnya mereka bukan dari PO resmi dan beroperasi tanpa izin resmi, tidak terdaftar. Dikhawatirkan kalau kendaraannya sudah lama tidak diuji kir, maka faktor keselamatan jadi taruhannya. Oleh karena itu kami akan tingkatkan pemeriksaan dan pengawasan terhadap bus pariwisata gelap sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur pada tawaran harga murah tapi tidak terjamin keamanannya," jelas Dirjen Budi dalam keterangan tertulis,  Selasa (29/3/2022).

ADVERTISEMENT

Untuk mewujudkan angkutan yang berkeselamatan, Ditjen Hubdat akan meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan angkutan pariwisata ilegal yang tidak berizin.

Sementara bagi pengusaha bus pariwisata yang berizin diharapkan untuk melakukan rampcheck terhadap armada yang dimilikinya, terutama menjelang angkutan Lebaran 2022.

"Saat melakukan rampcheck dimohon agar berkoordinasi dengan BPTD dan Dishub setempat, terutama karena ada kemungkinan terdapat armada bus pariwisata yang lama tidak dioperasikan selama masa pandemi," jelas Dirjen Budi.

"Kami minta masyarakat untuk sama-sama menggunakan sekaligus mendukung operasional transportasi khususnya PO bus yang resmi. Terlebih selama beberapa tahun terakhir bus pariwisata sering mengalami kecelakaan dan cukup fatal, maka kami mengimbau untuk kita bersama-sama mencegah adanya kejadian tersebut dengan memilih menggunakan bus AKAP resmi dengan trayek yang sudah terdaftar sehingga pengawasan dan keselamatannya terjamin," urainya.

Menurut Dirjen Budi, faktor keselamatan bus pariwisata dan AKAP menjelang angkutan Lebaran 2022 perlu ditingkatkan. Terutama pada masa pandemi Covid-19, unsur kesehatan baik pengemudi dan kru patut diperhatikan sebelum bertugas.

"Kita semua tentu tidak ingin pada periode Angkutan Lebaran 2022 ini pengawasan menjadi lemah dan justru membahayakan kesehatan calon penumpang. Seharusnya baik peningkatan keselamatan dan protokol kesehatan tetap dijaga meski pandemi kini kian kondusif," jabarnya.

Ia juga mengimbau agar jajarannya di Ditjen Hubdat untuk menggandeng Polri agar menjalin koordinasi guna menjaring oknum yang berupaya menipu calon pembeli tiket mudik dengan bus pariwisata ilegal.

"Kita perlu mengantisipasi kejadian ini karena di media sosial sudah mulai banyak agen-agen yang tidak bertanggungjawab menawarkan jasa mudik dengan bus pariwisata yang kondisi bus nya tidak jelas serta trayeknya tidak memiliki izin," pungkas Dirjen Budi. 

Baca Juga: Kemenhub Imbau Masyarakat Gunakan Angkutan Resmi Saat Mudik



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemenhub Naikkan Fuel Surcharge Imbas Harga Avtur Melonjak

Kemenhub Naikkan Fuel Surcharge Imbas Harga Avtur Melonjak

EKONOMI
KNKT dan Polri Investigasi Penyebab Kecelakaan Bus ALS vs Truk BBM

KNKT dan Polri Investigasi Penyebab Kecelakaan Bus ALS vs Truk BBM

NASIONAL
Bus ALS yang Terlibat Kecelakaan Maut di Sumsel Ternyata Tak Berizin

Bus ALS yang Terlibat Kecelakaan Maut di Sumsel Ternyata Tak Berizin

SUMATERA SELATAN
Kemenhub Audit Green SM, Sanksi Tegas Menanti

Kemenhub Audit Green SM, Sanksi Tegas Menanti

NASIONAL
Sidak Pul Taksi Green SM Bekasi, Kemenhub Temukan Dugaan Pelanggaran

Sidak Pul Taksi Green SM Bekasi, Kemenhub Temukan Dugaan Pelanggaran

NASIONAL
Kecelakaan Maut KRL, Kemenhub Bentuk Tim Usut Peran Taksi Green SM

Kecelakaan Maut KRL, Kemenhub Bentuk Tim Usut Peran Taksi Green SM

BERSATU KAWAL PILKADA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon