Sri Lanka Batalkan Rencana Pencabutan Aturan Wajib Masker
Jumat, 22 April 2022 | 14:11 WIB
Kolombo, Beritasatu.com- Kementerian Kesehatan Sri Lanka pada Kamis (21/4/2022), membatalkan keputusan untuk mencabut aturan wajib masker terkait Covid-19. Seperti dilaporkan Xinhua, otoritas Sri Lanka berencana untuk melonggarkan mandat masker wajah di negara Asia Selatan itu.
Dalam siaran pers, Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa mengenakan masker di luar ruangan telah diwajibkan lagi, mengingat pertemuan publik besar-besaran yang terjadi di seluruh negeri.
Anver Hamdani, Direktur Layanan Teknologi Medis, mengatakan kepada media bahwa komite teknis pekan lalu memutuskan untuk memberikan kebebasan kepada orang-orang untuk memakai masker wajah atau tidak.
Baca Juga: Sri Lanka Akan Wajibkan Sertifikat Vaksinasi Covid untuk Masuk Tempat Umum
"Namun, keputusan itu diumumkan dengan tergesa-gesa tanpa konsultasi yang tepat dari para ahli," katanya.
Sri Lanka mengeluarkan lembaran tentang peraturan karantina virus corona pada Oktober 2020. Otoritas mewajibkan memakai masker dan menjaga jarak sosial di tempat-tempat umum.
Dalam keterangan yang dikeluarkan Kamis (21/4) sore, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Dr Asela Gunawardena mengatakan relaksasi yang sebelumnya diumumkan Menteri Kesehatan Channa Jayasumna pada Senin (18/4) untuk sementara dihentikan.
Baca Juga: Redam Kerusuhan, Pemerintah Sri Lanka Berlakukan Jam Malam dan Blokir Medsos
"Mengingat pertemuan publik besar yang saat ini sedang berlangsung di negara ini, pencabutan persyaratan wajib memakai masker wajah di luar ruangan untuk sementara ditangguhkan. Masker harus dipakai di luar ruangan seperti yang dilakukan sebelumnya," katanya.
Sri Lanka telah mengalami peningkatan protes publik terhadap pemerintah atas penanganannya terhadap krisis ekonomi yang sedang berlangsung di negara itu. Meskipun Covid-19 masih mewabah, ribuan orang telah berkumpul di luar ruangan, seringkali dalam jarak dekat, di seluruh negeri menuntut pengunduran diri presiden dan orang lain yang berkuasa.
Penggunaan masker telah diamati menjadi longgar di antara para pengunjuk rasa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




