ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Puan: Ibu dan Anak Sejahtera, Generasi Indonesia Berkualitas

Senin, 11 Juli 2022 | 19:20 WIB
CP
CP
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: PAAT
Ketua DPR Puan Maharani berdialog dengan para ibu hamil dan anak di sela-sela acara Gebyar Inovasi Pelayanan Kesehatan Rakyat yang digelar DPP PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 Juni 2022.
Ketua DPR Puan Maharani berdialog dengan para ibu hamil dan anak di sela-sela acara Gebyar Inovasi Pelayanan Kesehatan Rakyat yang digelar DPP PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 Juni 2022. (Beritasatu.com/ Yustinus Patris Pa'at/Yustinus Patris Pa'at)

Mantan Menko PMK ini menerangkan, RUU KIA mengatur terjaminnya pelayanan serta pemenuhan fasilitas, sarana dan prasarana bagi kesejahteraan ibu dan anak, termasuk dalam hal nutrisi. Puan mengatakan, Pemerintah juga wajib memberikan bantuan kepada ibu dan anak yang secara ekonomi kesulitan mendapat pemenuhan gizi baik.

"Selama ini telah tersedia layanan kesehatan dan pengobatan gratis dari pemerintah, salah satunya melalui BPJS kesehatan, tetapi hal itu tidak cukup karena belum ada jaminan pemberian asupan makanan sehat dan gizi seimbang bagi ibu hamil, melahirkan, dan menyusui serta anaknya," katanya.

"Kita tahu banyak masalah malnutrisi terjadi di berbagai pelosok negeri. Masalah stunting juga masih banyak di Indonesia. Harus ada upaya tambahan yang perlu kita lakukan untuk membenahi persoalan ini, salah satunya lewat RUU KIA," imbuh Puan.

Dalam Pasal 27 draf RUU KIA disebutkan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memberikan bantuan dan santunan kepada ibu dan anak yang tidak memiliki kemampuan secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar.

ADVERTISEMENT

Bantuan dan santunan sebagaimana dimaksud diberikan dalam bentuk makanan sehat dan gizi seimbang, bahan pokok penunjang, makanan pendamping air susu ibu (ASI) dan makanan tambahan. Selain itu, pemerintah juga berkewajiban memberikan layanan kesehatan dan pengobatan gratis, dan/atau pemberian perlengkapan anak kepada masyarakat kurang mampu.

"Pemberian bantuan dan santunan dilaksanakan secara terukur dan tepat sasaran serta bersifat insidental dan/atau berkelanjutan," tegas Puan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon