SBY Ungkap Indikasi Kecurangan Pemilu, PPP Ingatkan soal Suuzan
Kamis, 22 September 2022 | 16:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkap indikasi kecurangan Pemilu 2024. Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengingatkan kembali soal pernyataan SBY yang juga presiden keenam menjelang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014. Kala itu, SBY meminta seluruh pihak agar tidak suuzan.
"Saya tidak ingin melihat apa yang disampikan SBY baru-baru ini, tetapi kita ingin mengajak, ingat apa yang disampaikan pak SBY waktu beliau pas presiden, bahwa janganlah kita ini buru buru suuzan, buru-buru punya prasangka bahwa satu pemilu itu pasti ada kecurangan," ujar Arsul di gedung DPR, kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (22/9/2022).
Arsul mengatakan sebenarnya tidak menjadi masalah jika pernyataan SBY dalam konteks mengingatkan agar tidak terjadi kecurangan atau ketidakfairan pada Pemilu 2024. Namun, kata dia, tidak boleh seolah-oleh menyatakan Pemilu 2024 akan curang.
"Menurut hemat saya cukup diingatkan saja, tidak perlu kemudian seolah menciptakan satu perspektif, satu kesan bahwa yang namanya tidak jujur, curang itu pasti akan terjadi," katanya.
Arsul menegaskan PPP juga sebenarnya menginginkan Pilpres 2024 diikuti oleh lebih dari dua pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Menurutnya, dalam konteks itu, aspirasi SBY sejalan dengan PPP.
"Kami juga menginginkan bahwa paslon itu lebih dari dua, dalam konteks seperti ini aspirasi atau yang dipikirkan pak SBY dengan kami sama, bedanya kami tidak buru-buru mengatakan ada indikasi ketidakadilan, buat PPP kalau bisa empat (pasangan) lebih baik lagi," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




