Kontak Tembak di Kabupaten Kepulauan Yapen, 1 Warga Sipil Tewas

Rabu, 14 Desember 2022 | 10:24 WIB
MT
CP
Penulis: Meirto Tangkepayang | Editor: PAAT
Kondisi dua unit mobil polisi yang dibakar KKB Yapen saat kontak tembak dengan polisi.
Kondisi dua unit mobil polisi yang dibakar KKB Yapen saat kontak tembak dengan polisi. (Istimewa)

Serui, Beritasatu.com - Kontak tembak antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan polisi terjadi di Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (13/12/2022). Akibatnya, seorang warga sipil atas nama Yeferson Sayuri dilaporkan meninggal dunia.

"Jadi, rombongan (Polres Yapen) kita kan membawa tiga warga sipil yang adalah operator sensor untuk memotong pohon yang memalang jalan. Nah, salah satunya itu tertembak," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombeas Ahmad Mustofa Kamal, Rabu (14/12/2022).

Kamal mengatakan kejadian bermula saat rombongan Polres Yapen menerima laporan adanya pemalangan jalan di pertigaan Kampung Tindaret, Distrik Yapen Utara. Merespon laporan tersebut, personel polres Yapen lalu memuju lokasi dan membuka palamg jalan tersebut.

Setelah itu, rombongan hendak kembali ke polres. Namun saat tiba di KM 1, Jalan Trans Yapen Saubeba-Angkaisera, jalan raya ditutupi oleh dua pohon besar yang sengaja ditumbangkan. Saat hendak membersihkan pohon yang tumbang terrsebut, personel kepolisian ditembaki dari arah bukit.

"Karena ditembaki, aparat lantas balas menembak. Personel kami berada di posisi yang tidak menguntungkan karena di tembaki dari arah atas, sehingga mereka mencari posisi yang aman. Saat itulah KKB membakar dua unit mobil yang di pakai personil ke TKP," kata Kamal.

Kamal juga mengaku saat kontak tembak, pihaknya diserang dengan bom molotov. Setelah kurang lebih 1 jam kontak tembak, anggota kemudian mencari signal untuk meminta bantuan ke Polres Kepulauan Yapen. Pihaknya kembali melakukan penyisiran di lokasi penembakan. Namun, pelaku penembakan telah meninggalkan lokasi kejadian," tuturnya.

Kamal mengatakan pascakontak tembak, situasi di Kabupaten Kepulauan Yapen cukup kondusif. Kapolres dan seluruh anggota tetap melakukan kegiatan kegiatan preventif dan kasus kontak tembak ini sedang diselidiki oleh Polres Kepulauan Yapen.

"Mudah-mudahan Yapen saat ini dan kedepan lebih kondusif, karena korban dari peristiwa tersebut merupakan warga asli Yapen," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon